Ibu Rumah Tangga Keluhkan Tingginya Harga Eceran Gas Elpiji Tiga Kilo Gram Di Tingkat Pengecer

Avatar of lpkpkntb
IMG 20250125 WA0050

Luwu Utara, LP KPK – Sejumlah ibu rumah tangga di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, mengeluhkan tingginya harga eceran gas elpiji 3 kg di tingkat pengecer.

Salah satu keluhan disampaikan oleh seorang ibu rumah tangga berinisial D, yang kaget setelah membeli tabung gas elpiji dengan harga Rp 40.000 di sebuah warung di Kelurahan Baliase, Kecamatan Masamba.

Saya kaget, tabung di warung harganya Rp 40 ribu, padahal di pangkalan hanya Rp 20 ribu,” ungkapnya saat ditemui, sambil meminta agar namanya tidak dimediakan.Kamis (25/1/25)

Kenaikan harga ini dinilai memberatkan masyarakat, terutama ibu rumah tangga yang mengandalkan gas elpiji bersubsidi untuk kebutuhan sehari-hari.

Harga yang jauh berbeda antara pangkalan resmi dan pengecer juga memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan distribusi dan penjualan gas elpiji 3 kg.

Beberapa warga lainnya menyebut bahwa stok gas elpiji di pangkalan sering habis, sehingga mereka terpaksa membeli di pengecer meski harganya jauh lebih mahal. “Kalau di pangkalan sering kosong, ya, mau tidak mau beli di warung. Tapi harga segitu sangat memberatkan,” tambah seorang warga.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera mengambil langkah tegas untuk mengatasi masalah ini.

Pengawasan distribusi elpiji bersubsidi perlu diperketat agar harga tetap sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah, sehingga tidak memberatkan masyarakat kecil yang sangat membutuhkan gas elpiji tersebut.