Menelusuri Jejak Rupiah: Mengintip Pabrik Uang dengan Pengamanan Setingkat Istana

Avatar of lpkpkntb
THR PNS 2026, THR TNI 2026, THR Polri 2026, THR ASN cair awal Ramadan, jadwal pencairan THR 2026, anggaran THR Rp 55 triliun, Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan 2026, THR awal puasa 2026, kenaikan anggaran THR 2026, belanja negara 2026, pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026
(Tumpukan uang/Ilustrasi)

Inilah Proses pencetakan uang di Karawang, khususnya di Perum Peruri (Percetakan Uang Republik Indonesia) yang berlokasi di Karawang Industrial International City (KIIC), melibatkan prosedur yang sangat ketat dan pengamanan tingkat tinggi.

Baca:Wow! Gaji dan Tunjangan DPRD NTB Bisa Beli Mobil Setiap Tahun

Berikut adalah proses lengkapnya:

1. Desain Uang

  • Dikerjakan oleh desainer khusus di Peruri bekerja sama dengan Bank Indonesia.

  • Menggunakan perangkat lunak dan keamanan tinggi.

  • Mencakup elemen visual (gambar, angka, warna) dan elemen keamanan (watermark, benang pengaman, tinta khusus).

2. Persiapan Bahan

  • Kertas uang: Bahan khusus yang didatangkan dari luar negeri (biasanya dari Australia atau Prancis), mengandung serat khusus dan fitur keamanan.

  • Tinta khusus: Tinta sensitif terhadap cahaya, mengandung efek berubah warna, tinta magnetik, dan UV.

3. Proses Pencetakan (Printing)

Pencetakan uang dilakukan dalam beberapa tahap, masing-masing dengan pengamanan dan kontrol kualitas ketat:

a. Offset Printing

  • Mencetak gambar dasar dan warna latar belakang uang kertas.

  • Dilakukan dalam lembaran besar yang nantinya dipotong-potong.

b. Intaglio Printing

  • Mencetak gambar utama dengan tinta tebal timbul (bisa diraba).

  • Termasuk potret tokoh, lambang negara, dan angka denominasi.

  • Mesin ini sangat mahal dan hanya tersedia di beberapa negara.

c. Screen Printing & Letterpress

  • Mencetak elemen-elemen tambahan seperti tulisan mikro, warna khusus, dan efek optik.

d. Numbering

  • Menambahkan nomor seri unik pada setiap lembar uang.

  • Menggunakan mesin khusus yang disetel untuk tidak duplikat.

e. Hot Stamping

  • Menambahkan efek hologram atau foil pada uang pecahan besar untuk mencegah pemalsuan.

4. Quality Control

  • Setiap lembar uang diperiksa dengan sistem optik dan petugas manusia.

  • Uang cacat langsung dimusnahkan di tempat.

5. Pemotongan dan Pengemasan

  • Lembar uang dipotong menjadi ukuran standar.

  • Dikelompokkan per 100 lembar, dibundel dan dikemas dalam brankas khusus.

  • Dilengkapi barcode dan sistem pelacakan RFID.

6. Pengamanan

Pengamanan dilakukan dari awal hingga akhir, termasuk:

  • CCTV 24 jam, fingerprint & retina scan, larangan penggunaan HP & alat rekam.

  • Brankas otomatis dan jalur distribusi tertutup.

  • Personel TNI/Polri dan satpam bersenjata lengkap.

  • Pengawasan dari Bank Indonesia dan auditor internal.

7. Distribusi

  • Uang dikirim ke Bank Indonesia menggunakan truk lapis baja dengan pengawalan polisi dan TNI.

  • Setiap pengiriman dilengkapi dokumen resmi dan pelacakan real-time