lpkpkntb – Mataram – Peningkatan pemanfaatan barang bekas kaleng cat plastik menjadi barang jadi, hal ini seperti yang dialami salah satu warga Lingk. Monjok Kebon Jaya Timur RT 04 Kel. Monjok Kec. Selaparang Kota Mataram NTB. Senin/10/10/22.
Pasca pandemi menyebabkan berbagai usaha mengalami penurunan pendapatan terutama para UMKM yang ada di Kota Mataram.
Salah satunya dialami Bapak Ismail pensiunan di salah satu instansi pemerintahan yang ada di Kota Mataram, Beberapa minggu yang lalu Ia mengikuti pelatihan yang di selenggarakan Pemerintah Kecamatan Selaparang yaitu, ” Berinovasi Mengikuti Program Lisan Panutan*Semangat Parete*.
Sementara Lurah Monjok Leo AmriΒ Saleh, S.Adm, Mengatakan, ” Beberapa hari yang lalu, kami berkunjung ke kediaman Bapak Ismail yang tidak jauh dari tempat saya berkantor, bagaimana pembuatan pemanfaatan kaleng bekas cat plastikΒ untuk di fungsikan sebagai tong decomposter” imbuhnya.
Ia menjelaskan, ” Suatu hal yang luar biasa, bagi kami kegiatan pak RT ini bentuk kepedulian beliau terhadap kebersihan lingkungannya, dengan inovasi dari bahan ember bekas cat untuk tong decomposter sehingga sampah bisa direduksi menjadi pupuk cair” jelasnya.
“Minimal sampah skala rumah dapat mengurangi beban dan ada manfaat yang dihasilkan dari pengolahan sampah sederhana ini”.

Leo Amri menambahkan, “Inovasi menggunakan ember cat bekas sebagai instalasi pengelolaan dan pemanfaatan barang-barang bekas tersebut merupakan inovasi kreatif yang ada di Kelurahan Monjok”.
Oleh karena itu, ” Ada nya pengelolaan barang bekas tujuan nya membuat masyarakat sadar dan lebih menghargai barang-barang bekas dan serta berdampak dalam mengurangi banyak sampah, dan saat ini, saya sedang proses pengkajian pengelolaan sampah dari rumah integrasi dengan Budidaya Perkotaan, diharapkan kedepannya menjadi effect domino bagi warga sekitar mengikuti langkah beliau mewujudkan Mataram Harum” tutupnya Lurah Monjok.
[abi/ron].
