lpkpkntb.com – Danau Satonda secara administratif masuk ke dalam wilayah Kabupaten Dompu, tepatnya di Desa Nangamiro di Kecamatan Pekat.
Pulau Satonda memiliki luas daratan 453,7 ha dan memiliki danau yang terletak di tengahnya.
Danai Satonda pernah dilakukan penelitian sebanyak tiga kali. Pada November 1984 dan kembali lagi pada 1989 dan 1996.
Baca juga;
Alhamdulillah 12 September 2023 Pembukaan Orientasi 29.012 PPPK Kemenag
Penelitian dilakukan oleh Stephan Kempe dan Josef Kazmierczak menyabut jika fenomena air asin Danau Satonda sangat langka.
Danau air asin di Pulau Satonda pernah diteliti peneliti asing dari Jerman dan Polandia, Stephan Kempe dan Josef Kazmierczak.
Dilansir dari indonesia.go.id, awalnya air di Danau Satonda adalah air tawar.
Baca juga;
Hal ini dapat dibuktikan dari deposit gambut di bawah endapan menyerupai mineral laut di pinggir danau.
Namun, karena permukaan laut lebih tinggi perlahan air laut merembes melalui celah dinding kawah.
Perubahan air juga merubah ekosistem dan vegetasi di sekitar danau.
Konon, awalnya air danau itu tawar, namun kemudian berubah asin.
Bukan hanya salinitas (tingkat keasinan) yang tinggi, tingkat alkalinitas air Danau Satonda juga lebih tinggi dari air laut.
Keduanya juga berpendapat jika air asin Danau Satonda merupakan kawah yang terbentuk akibat letusan gunung purba Satonda 10.000 tahun lalu. **












