Mataram – lpkpkntb, Dana Alokasi Khusus (DAK) sedang menjadi perbincangan di pemda Propinsi terutama di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Nusa Tenggara Barat, (Dikbud NTB).
Dengan ada nya dana tersebut setelah di cek media GnPi.co nomor rekening yang tertera memang benar atas nama M Samsul Qomar, dugaan menerima dana tambahan fee melalui rek BRI sebesar RP 10.000.000, Fee dari Dana Alokasi Khusus (DAK) di SMAN 1 Jonggat Lombok Tengah.

Lokasi Sekolah SMAN I Jonggat Mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK)
Setelah di konfirmasi lewat Whatshap oleh media lpkpkntb M Samsul Qomar membantah ” tidak kenal saya siapa siapa disana dan Krn saya ga pernah minta dan siapa yang dapat proyek itu juga ga jelas Sedang di selidiki ini, selow dosenku gagah, saya sedang di BANK cek Mutasi Rekening ” (Katanya).
(Lanjut) *Iya ini membibgungkan harusnya di tanya siapa yang kerja di SMAN 1 Jonggat itu kan jelas nanti dia kenal ga sama saya*.
Malah M Samsul Qomar balik bertanya fee apa yang di maksud, saya bukan bagian dari Dikbud maupun PPK, siapa yang memberikan fee itu (ujarnya). Rabu/3 /Agustus/2022.
Hasbi, ketua lpkpk kota mataram, Menurut informasi yang beredar Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk SMA, akan di kerjakan Bulan Agustus ini, tapi Dugaan Fee sudah gentayangan,ini kayak hantu saja, dan BPK harus turun ke lapangan cek keabsahan nya, jangan sampai menjadi fitnah dan harus di selidiki pengirim nya biar jalas, jikalau misalnya ada di transfer apakah itu fee dari dana DAK atau mungkin orang bayar hutang ke M Samsul Qomar.
Nurhidayati Mantan Pengurus DPD Partai Gerindra lewat whatsapp nya, (Tegaskan), Siapa yang tidak kenal Pak M samsul Qomar Orang yang Paling Baik, lebih-lebih merangkul anak-anak muda, jadi itu fitnah apalagi uang hanya segitu”.
