Ternyata Di Daerah Indonesia Ada Yang Tak Pernah Merasakan Dijajah, Belanda Bahkan Disegani?

Avatar of lpkpkntb

lpkpkntb.com – Melansir dari berbagai sumber, pertama yang sama sekali tidak pernah di jajah adalah, Pulau Buton, Sulawesi Tenggara. Hingga penduduk di pulau ini tidak pernah mengalami kerja paksa oleh kolonialisme

Pada dasarnya kaum penjajah, seperti Portugis serta Belanda melakukan ekspansi ke Maluku, namun mereka tidak berani macam-macam dan lebih memilih menjalin kerjasama baik dengan Kerajaan Buton.

Baca juga;

Dikritik Sejarawan, Anis Baswedan Jelaskan Sejarah Indonesia ke Mahasiswa

Menurut sejarah yang ada Belanda termasuk negara paling lama menduduki Negara kesatuan Republik Indonesia.

Tapi, selain ada beberapa daerah yang sulit ditaklukkan oleh Belanda, seperti Aceh, Bali hingga Nias, juga ada daerah yang sama sekali tidak pernah dijajah Indonesia yaitu kerajaan Button seperti yang sebutkan diatas.

Screenshot 2023 09 10 17 00 51 79 439a3fec0400f8974d35eed09a31f9142
Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat (wikiwand.com)

Kerajaan Buton kala itu adalah penguasa perairan di Maluku, maka bangsa Eropa harus menjalin hubungan mitra yang baik jika ingin menggunakan pelabuhan mereka.

Juga dikatakan Buton dulunya merupakan kerajaan sendiri. Kerajaan ini memiliki sistem pemerintahan yang cukup ideal dengan adanya raja, perdana menteri, tentara sebagai badan pertahanan dan tentunya rakyat.

Baca juga;

Inilah Sejarah Sepeda Pertama di Dunia

Kerajaan Buton sudah lama  menjalin hubungan dengan pihak asing yang melintasi kawasan perairannya.

Kerajaan Buton juga selalu memantau pergerakan bajak laut, sehingga untuk itulah dibutuhkan tentara.

Pada tahun 1538 Kerajaan Buton beralih menjadi Kesultanan Buton sejak dipimpin oleh Murhum Sultan Kamuddin Khalifatul Khamis seiring dengan masuknya agama Islam yang dibawa oleh para pedagang.

Wilayah Kerajaan Buton ini juga secara resmi baru bergabung dengan Indonesia pada tahun 1960.

Baca juga:

👉Siapa Pencetus Peringatan Maulid Nabi..? Ini Jawaban Sejarah👇👇👇

Sekarang, Buton terbagi menjadi beberapa kabupaten, Kota Bau-Bau, Kabupaten Wakatobi, Kabupaten Bombana, Kabupaten Buton Selatan dan Kabupaten Buton Tengah.

Berikutnya yang tidak pernah dijajah adalah,

Dikutip dari laman phinemo.com, D.I. Yogyakarta dengan Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat termasuk daerah di Indonesia yang tidak pernah dijajah oleh bangsa Eropa, terutama Belanda.

Dimasa Hindia Belanda, Yogyakarta berdasarkan hukum merupakan vassal state yang memiliki kedudukan yang sejajar dengan pemerintah Hindia Belanda. Ketika itu, Yogyakarta adalah negara federasi dari Hindia Belanda.

Meskipun demikian, pemerintah Hindia Belanda kenyataannya terbukti banyak menjalankan politik etis yang memberikan kerugian kepada pihak kesultanan di Yogyakarta.

Setelah merdeka, Yogyakarta secara sukarela bergabung dengan Indonesia, sebagai imbalannya Indonesia memberikan status Daerah Istimewa (D.I.) kepada Yogyakarta.

Baca juga;

Link Pendaftaran CPNS 2023 Dibuka, Cek Instansi Sepi Peminat, Peluang Besar Bisa Masuk!

Kepala daerah Yogyakarta merupakan raja dari Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Seupa dengan Yogyakarta, Surakarta juga merupakan daerah vassal state di masa Hindia Belanda.

Surakarta dibawah Kasunanan Surakarta menjadi daerah swaparaja yang diakui oleh pemerintah kolonial yang memiliki hak mengatur urusan administrasi, hukum, dan budaya internalnya.

Tentu saja, Surakarta memiliki kedudukan yang setara, meski tidak sekuat Hindia Belanda. Pengaruhnya bagi rakyat juga tidak terlalu besar.

Namun, secara konstitusional bukan daerah jajahan, Surakarta berulang kali diperdaya oleh Hindia Belanda hingga menyebabkan banyak kerugian materil maupun imateril.

Status swapraja Surakarta diperoleh karena Kasunanan Surakarta bersama dengan Kasultanan Ngayogyakarta adalah pecahan Kesultanan Mataram Islam.

Kekuasaan Kasunana Surakarta yaitu mencakup seluruh wilayah Karesidenan Surakarta.**