lpkpkntb.com – Kita tahu Selama ini rokok selalu dicap sebagai pembunuh utama manusia selain kanker.
Bahkan sudah banyak artikel maupun berita yang memberitahukan tentang bahaya rokok untuk kesehatan manusia.
Kalau kamu termasuk yang setuju bahaya merokok, kayaknya kamu mesti berpikir ulang lagi deh.
Baca Juga:
5 MANFAAT BEROLAHRAGA DALAM PERSPEKTIF AGAMA ISLAM
Lombok – Sumbawa Akan Dibangun Jembatan Terpanjang Indonesia di Nusa Tenggara Barat
Rokok ternyata membawa manfaat baik bagi kesehatan lho.
Rokok ternyata membawa manfaat baik bagi kesehatan lho.
Manfaat baik rokok ini juga sudah diteliti oleh sebuah penelitian, seperti dilihat lpkpkntb.com dari laman lifescience.com, Selasa (31/10). Berikut penjelasannya!
1. Merokok mengurangi risiko penyakit parkinson
Dari penelitian, ditemukan bahwa ada hubungan temporer yang terjadi akibat kebiasaan merokok dengan berkurangnya risiko terkena penyakit parkinson.
PIDATO PERDANA KAESANG KETUM PSI BIKIN NGAKAK!
Para peneliti juga menemukan bahwa jika seorang perokok berhenti merokok, maka perlindungan tubuhnya terhadap penyakit parkinson justru berkurang.
2. Merokok membuat lebih cepat sembuh dari penyakit jantung
Temuan ini sangat mengejutkan, karena menurut ilmuwan merokok memiliki efek yang lebih cepat untuk menyembuhkan diri dari serangan jantung.
Hal ini disebabkan karena rokok mampu mencegah penyempitan pembuluh darah ke otak dan ke jantung.
Karbon monoksida dari asap rokok inilah yang menghambat pembekuan darah dalam tubuh sehingga gumpalan darah dalam pembuluh arteri bisa dihancurkan.
3. Merokok mencegah asma dan alergi.
Rekomendasi Tempat Wisata Favorit di Lombok Nusa Tenggara Barat
Penelitian ini juga menemukan fakta bahwa ibu hamil di Swedia juga merokok pada masa kehamilannya.
4. Nikotin membunuh kuman penyebab TBC
Semua orang tahu, nikotin adalah penyebab kenapa orang menjadi kecanduan rokok.
Tapi manfaat baiknya, nikotin dapat membunuh kuman penyebab TBC, sehingga nikotin menjadi obat penyembuhan penyakit ini mungkin saja akan diciptakan. Percaya nggak?
5. Menekan risiko obesitas
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Physicology and Behavior mengungkapkan, orang-orang yang berhenti merokok akan mengalami kenaikan berat badan yang drastis.
Sebagai penekan nafsu makan, nikotin muncul bertindak pada bagian otak yang disebut hipotalamus, setidaknya pada tikus, sebagaimana terungkap dalam studi yang dilakukan oleh peneliti di Yale.
Tapi bukan berarti kamu jadi mencoba merokok untuk membuktikan manfaat-manfaat baik ini ya? Tetap jaga kesehatan! (*)

