Ngeri Kiamat Alam Semesta Musnah Tak Berbekas atau Berganti Wujud?

Avatar of lpkpkntb

lpkpkntb.com – Nabi juga pernah bersabda dan menyampaikan sesuatu perihal hari akhir ini. Hadits tersebut diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim. Berikut ini adalah dalilnya:
Artinya: “Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata benar atau diam.”

Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba.” Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Tuhan, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (QS. Al A’raf: 187).

Dari Rais A’am PBNU, KH Miftachul Akhyar mengingatkan seluruh warga nahdliyin di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, tentang tanda-tanda akan segera datangnya kiamat yang sudah mulai kentara dalam kehidupan sehari-hari.

images 453
Ilustrasi, Dunia hancur lebur ketika kiamat datang.

“Di era saat ini, banyak kejadian-kejadian pertanda semakin dekatnya kiamat,” kata KH Miftachul Akhyar, saat memberikan sambutan (taujihad an-nahdliyyah) pada acara pembukaan Konferensi Cabang (Konfercab) VII NU Banyumas di Pondok Pesantren Mamba’ul Ushulil Hikmah, Desa Linggasari, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dikutip dari Antara.

Kemudian, Era Disrupsi atau Tak Menentu Menurut dia, hal itu dapat terlihat dengan adanya pembunuhan secara fisik ataupun pembunuhan nonfisik seperti pembunuhan karakter dan sebagainya yang bisa juga terjadi dalam menghadapi persaingan pada konfercab semacam ini.

“Tapi Insyaallah di Banyumas dengan semangat yang sudah ditunjukkan, semua itu (pembunuhan karakter, red.) tidak ada, Insyaallah,” kata ulama yang akrab disapa Kiai Miftah itu.

Lebih lanjut, Kiai Miftah mengatakan situasi yaumul haraj yang juga disebut sebagai era disrupsi atau era yang tidak menentu.

Dalam hal ini, kata dia, banyak orang yang langsung datang ke umat tanpa kulo nuwun (minta izin, red.) kepada pimpinannya dan itu datang setiap lima tahun sekali.

“Sudah tidak ada unggah-ungguh (sopan-santun, red.) bagaimana mereka menemui umat. Umat ini ada pimpinannya, tapi nyelonong, dan itu sering terjadi,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan Pondok Pesantren Miftachus Sunnah Surabaya itu juga memaparkan beberapa tanda-tanda akan segera datangnya kiamat lainnya.

Bahkan, Salah satu hal yang menarik seputar kiamat ialah perihal apakah setelah kiamat, alam semesta ini musnah hingga tak berbekas atau dengan adanya peristiwa kiamat ini alam semesta ini berubah wujud?

Pertanyaan ini sangat wajar mengingat dalam beberapa riwayat digambarkan alam semesta hancur saat kiamat terjadi. Di sisi lain, ada pula fase Yaumul Ba’ats di mana manusia dibangkitkan dari lokasi jasadnya berada.

Pertanyaan-pertanyaan ini dijawab oleh salah seorang mufassir dan hufaz tersohor yang lahir pada tahun 1300 M di Bushra yang merupakan putra dari ulama fiqih dan orator ulung yang bernama Al-Khathib Syihabuddin Abu Hafsh umar bin Katsir.