lpkpkntb.com – NTB, – Penutupan acara Pelatihan Pelatih PABSI (Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia) NTB berlangsung sukses dan meriah bertempat di Hotel Idoop Mataram.
Acara ini dihadiri oleh para pelatih, peserta, serta berbagai tokoh penting dalam dunia olahraga NTB, di antaranya Ketua PABSI NTB, narasumber Coach Ir. Hadi Wihardja OLY, perwakilan KONI NTB Agus, dan perwakilan Dispora NTB Lalu Fathoni.
Baca:PABSI NTB Laksanakan Monev Program Latihan Atlet Angkat Besi di Lombok Tengah
Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua PABSI NTB, De Vega, yang mengapresiasi seluruh peserta atas antusiasme dan dedikasi mereka dalam mengikuti pelatihan. Dalam sambutannya, De Vega menyatakan bahwa pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelatih di NTB, sehingga para atlet bisa lebih siap bersaing di level nasional dan internasional. “Kami berharap pelatihan ini menjadi titik awal bagi pengembangan olahraga angkat besi dan angkat berat di NTB, serta membuka peluang bagi atlet-atlet muda untuk berprestasi,” ujar De Vega.

De Vega, Meskipun pelatihan ini telah berakhir, semangat untuk terus belajar dan berkembang harus tetap ada. “Kami berharap seluruh pelatih yang telah mengikuti kegiatan ini dapat terus berkarya dan mengembangkan potensi atlet, serta menjaga semangat sportifitas dalam setiap kegiatan olahraga,” pungkas De Vega.

Selanjutnya, Coach Ir. Hadi Wihardja OLY, yang merupakan narasumber utama, memberikan sambutannya. Coach Hadi, yang juga seorang Olympian, mengungkapkan pentingnya memiliki pelatih yang tidak hanya menguasai teknik, tetapi juga memiliki mentalitas yang kuat dan kemampuan untuk memotivasi atlet. “Pelatih yang baik adalah mereka yang mampu melihat potensi yang tersembunyi dalam diri seorang atlet dan membantu mereka mencapai tujuan tersebut dengan cara yang tepat,” tuturnya.

Perwakilan KONI NTB, Ir. Agus Suharyan adalah Wakil Ketua Umum I KONI NTB Bidang Pembinaan Prestasi, dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga atas terselenggaranya pelatihan ini dan menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, organisasi olahraga, dan masyarakat untuk membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan. “Kami di KONI NTB akan terus mendukung program-program pelatihan yang dapat meningkatkan kualitas pelatih dan prestasi atlet di NTB,” kata Agus.

Selanjutnya, sambutan perwakilan Dispora NTB, Lalu Fatanah, S.Sos. M.M, menyampaikan bahwa keberhasilan dalam dunia olahraga sangat bergantung pada kualitas pelatih yang mampu mendidik dan membimbing atlet dengan baik. “Dinas Pemuda dan Olahraga NTB siap mendukung pelatihan dan program-program yang dapat membangun kapasitas para pelatih di daerah ini,” tuturnya.
Acara dilanjutkan dengan kesan dan pesan dari perwakilan peserta, yang disampaikan oleh salah satu peserta pelatihan, yang mengungkapkan rasa terima kasih dan harapan agar ilmu yang didapat selama pelatihan dapat bermanfaat bagi pengembangan olahraga di NTB. “Pelatihan ini sangat membuka wawasan kami sebagai pelatih, dan kami berkomitmen untuk menerapkan ilmu yang didapat untuk mendukung kemajuan olahraga angkat besi di daerah kami,” ujar peserta tersebut.

Penutupan acara pelatihan ini menandakan komitmen bersama untuk memajukan dunia olahraga di NTB, serta meningkatkan kualitas pelatih yang akan memberikan kontribusi besar dalam mempersiapkan atlet-atlet unggul di masa depan.
Pembacaan Doa
“Ya Allah, Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang,
Pada hari ini, kami berkumpul di sini untuk menutup kegiatan pelatihan pelatih angkat besi pabsi ntb. Kami bersyukur atas kesempatan yang Engkau berikan untuk berlatih, berkompetisi, dan menguji kemampuan fisik serta mental kami.
Ya Allah, semoga segala usaha dan kerja keras yang telah kami lakukan selama acara ini berjalan lancar, dan kami diberikan kesehatan serta kekuatan untuk terus berkembang. Kami mohon agar Engkau memberikan perlindungan kepada setiap peserta, pelatih, dan seluruh pihak yang telah terlibat dalam acara ini, agar terhindar dari cedera maupun bahaya.
Ya Allah, bimbinglah kami dalam mencapai tujuan kami, baik dalam dunia olahraga maupun dalam kehidupan sehari-hari. Jadikanlah setiap perjuangan kami sebagai amal yang bermanfaat dan membentuk karakter yang lebih baik.
Kami juga memohon agar Engkau memberkati kita semua dengan kedamaian, kebersamaan, dan rasa persaudaraan yang kuat. Semoga apa yang telah kami lakukan di acara ini dapat memberi manfaat bagi diri kami sendiri, keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Akhirnya, kami bersyukur atas segala nikmat yang Engkau berikan. Semoga kami selalu diberi kekuatan dan kemampuan untuk terus berprestasi dan berkontribusi di masa depan.
Aamiin.”
