SMKN 8 Luwu Utara, yang berlokasi di Kecamatan Baebunta, telah beroperasi sejak tahun 2015 dan saat ini dipimpin oleh Bapak Agus Utomo sejak tahun 2023, menggantikan Mustajab Ponta.
Sekolah ini didirikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam mempersiapkan generasi muda yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.
Pada tahun ajaran 2024/2025, SMKN 8 memiliki 161 siswa dari kelas 1 hingga kelas 3, didukung oleh 21 tenaga pendidik dan staf.
Fasilitas yang tersedia meliputi 6 ruang kelas belajar (RKB) dan 2 laboratorium. Sekolah ini menawarkan tiga jurusan keterampilan:
- Teknik Komputer dan Jaringan
- Teknik Sepeda Motor (Otomotif)
- Teknik Alat Berat
Kepala UPT menyatakan bahwa sekolah masih kekurangan 3 RKB dan 1 laboratorium.
Pengajuan penambahan fasilitas ini telah disampaikan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Selatan, namun hingga kini belum terealisasi. Selain itu, masih terdapat kekurangan guru untuk beberapa mata pelajaran.
Sistem pembelajaran di SMKN 8 mengacu pada kurikulum yang ada, dengan proporsi 60% praktik dan 40% teori. Siswa terlibat dalam praktik langsung di lapangan, seperti perbengkelan sepeda motor, workshop alat berat, dan teknik komputer jaringan.
Untuk mengatasi kekurangan tenaga pendidik, sekolah bekerja sama dengan institusi pendidikan lain yang memiliki bidang studi serupa serta dengan bengkel atau workshop ternama.
SMKN 8 berharap agar pihak terkait, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Selatan, memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan mendasar seperti penambahan tenaga pendidik, ruang belajar, dan laboratorium.
Hal ini penting agar siswa dapat mempersiapkan diri dengan baik sebagai tenaga terampil yang siap menghadapi dunia kerja yang semakin berkembang.
Erwin
