Banyak Orang Tak Tahu, Begini Cara Menyimpan Daging Kurban yang Benar
Langsung Bekukan Bisa Merusak Kualitas Daging, Simak Tips Ahli Berikut Ini
Setelah Hari Raya Idul Adha, masyarakat Indonesia biasanya menerima banyak daging kurban. Namun, banyak yang belum tahu bahwa menyimpan daging langsung ke dalam freezer tanpa proses yang benar bisa merusak kualitasnya.
Baca:IPDN 2025 Resmi Buka Pendaftaran! Simak Link, Jadwal, dan Syaratnya di Sini
Kenapa Tidak Boleh Langsung Masukkan Daging ke Freezer?
Daging segar dari hewan kurban masih mengalami proses biologis. Jika langsung dimasukkan ke freezer dalam kondisi hangat atau belum bersih, ini bisa menyebabkan:
-
Perubahan tekstur (menjadi keras dan alot saat dimasak),
-
Warna menjadi gelap dan kusam,
-
Munculnya aroma tidak sedap saat dicairkan.
Baca Juga:ALHAMDULILLAH JADWAL CPNS Kominfo 2025 Resmi Dibuka! SMA Bisa Daftar
Begini Cara Menyimpan Daging Kurban yang Benar
-
Diamkan Dulu Selama 4–6 Jam
Biarkan daging di suhu ruang atau tempat sejuk agar suhu tubuh hewan menurun secara alami. Ini akan membantu proses peluruhan rigor mortis (kaku otot). -
Potong dan Bersihkan
Potong daging sesuai kebutuhan konsumsi. Bersihkan dari darah atau kotoran agar tidak mempercepat pembusukan. -
Kemas Rapi Sesuai Porsi
Gunakan plastik ziplock atau wadah tertutup. Simpan per porsi masak agar tidak perlu membuka semua saat dibutuhkan. -
Masukkan ke Kulkas Dulu (Chiller), Bukan Freezer
Simpan di kulkas biasa (bukan freezer) selama 4–6 jam. Ini membantu adaptasi suhu sebelum dibekukan. -
Baru Masukkan ke Freezer
Setelah suhu stabil, barulah masukkan ke freezer. Daging bisa tahan hingga 3–6 bulan dalam kondisi beku.
Kesimpulan
Menyimpan daging kurban bukan hanya soal kebersihan, tapi juga kualitas. Jika salah cara, daging bisa cepat rusak atau tidak lezat saat dimasak. Jadi, mulai sekarang jangan asal taruh daging ke freezer, ya!
