Benarkah Aktivitas Daerah KEK Mandalika Kurang Mengalami Perkembangan Sport Tourism ?

Avatar of lpkpkntb

lpkpkntb – Tiga Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat (UNU NTB), sedang melakukan Kegiatan Riset tentang pengembangan potensi usaha olahraga pariwisata di Kuta Mandalika. Kamis, (6/10/22).

Dalam Hal ini Dr L.Yudha Isnaini, M.Pd Mengatakan, ” Sektor pariwisata bagian dari sektor andalan pemerintah Nusa Tenggara Barat, dengan ada nya kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika, dengan adanya pergelaran motoGP. Tegasnya.

IMG 20221006 WA0069
Tim sedang melakukan survey potensi Wisata yang ada di KEK Mandalika Nusa Tenggara Barat.

Ia mejelaskan, ” Wisata olahraga secara langsung dapat meningkatkan kebugaran jasmani dan kepuasan batiniah, industri olahraga di Mandalika bukan hanya tergantung dari eksistensi motoGP, namun yang bisa di kembangkan di Kuta Mandalika yakni aktivitas sport tourism seperti bersepeda, boating, rafting, diving, snorkling, surfing, running, swimming,comping, mendaki berkemah, jelajah dan sebagainya”. imbuhnya.

IMG 20221006 WA0072
Dr. Lalu Yudha Isnaini,M.Pd. Sedang Mou dengan Kepala Desa Kuta Mandalika.

Lanjut, ” Aktivitas daerah KEK Mandalika kurang mengalami perkembangan dalam sport tourism, perlu ada nya inovasi dalam mengembangkan olahraga pariwisata yang semakin prospektif kedepan dan berkontribusi untuk membangunan daerah. Kuta Mandalika memiliki karakteristik dalam dalam pengembangan sport tourism” kata nya.

IMG 20221006 WA0071
Dr.Lalu Yudha Isnaini M.Pd. Bersama Kadis Pariwisata Lombok Tengah H. L. Lendek Jayadi, SE, MM.

“Pengembangan olahraga sport toursm di Kuta Mandalika berpotensi besar sebagai saya tarik dan promosi daerah, shingga berdampak positif terutama peningkatan masyarakat serta UMKM yang ada di Kuta Mandalika” tutup.

Sementara, Dr. Lalu Yudha Isnaini, M.Pd, katanya, ” Terus melakukan kajian dan penelitian bersama Tim untuk pengembangan wisata olahraga yang ada di Kuta Mandalika.

Sebagai produk dari industri olahraga pariwisata memerlukan pengelolaan lebih lanjut, agar mampu menarik minat wisatawan asing maupun domistik sebagai konsumen nya, untuk itu pengelolaan tersebut harus di rencanakan dengan baik yang pada akhirnya mampu meningkatkan perekonomian daerah dan menjadi objek wisata yang di kenal Dunia.

[Abi/Ron].