Sungguh Keji..!!! Seorang Ayah Bunuh Anaknya dan Lukai Istri Hingga Kritis..!!! Berikut Kronologinya…

Avatar of lpkpkntb
09f7d11909677547237ffaf5e5b3e883

lpkpkntb.com- Aksi sadis ayah bunuh anak kandung dan bacok istri hingga kritis di Klaster Pondok Jatijajar, Tapos, Kota Depok, Jawa Barat dipicu persoalan sepele.

Peristiwa tragis tersebut diketahui terjadi Selasa, (1/11/2022) pagi.

Rizky Noviyandi Achmad (31) menghabisi nyawa KPC (12) dan menganiaya istrinya NI (31) sampai kritis dengan menggunakan golok.

Paman korban, Aweng mengungkap berdasar informasi sementara peristiwa berdarah tersebut berawal saat pelaku menelepon NI meminta dijemput sepulang kerja.

Akan tetapi NI yang kala itu sudah tidur, tak mengangkat telepon dari Rizky Noviyandi Achmad.

“Yang saya tahu masalah sepele, minta dijemput (NI) pulang kerja. Karena tidur, saking lelapnya. Namanya tidur, jadi ditelepon enggak respon,” kata Aweng di RS Polri Kramat Jati, Selasa (1/11/2022).

Di mata keluarga Rizky Noviyandi Achmad dikenal sebagai sosok yang tempramen.

Tak cuma itu, pegawai honorer Pemkab Bogor tersebut juga kerap membesar-besarkan masalah kecil.

“Sering, sedikit masalah sering cekcok. Jadi masalah kecil dibesar-besarkan. Tidak bisa mengambil keputusan dengan kepala dingin,” ujarnya.

Pihak keluarga tidak menyangka Rizky Noviyandi Achmad tega membunuh KCP yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Padahal di hari kejadian, KCP hendak berangkat sekolah.

Saat ditemukan warga, jasad bocah tak berdosa tersebut sudah menggunakan seragam putih merah.

Aweng menuturkan kini pihak keluarga hanya berharap agar Rizky Noviyandi Achmad dapat diproses hukum, dan di tingkat pengadilan nanti dijatuhi hukuman yang setimpal dengan perbuatan.

“Kalau dari pihak keluarga sendiri yang diproses secara hukum saja, lebih bagus, lebih cepat,” katanya.

Setelah dilakukan pemeriksaan di RS Polri Kramat Jati, jenazah KCP langsung dibawa ke rumah duka.

Akibat perbuatan pelaku, sang istri hingga kini masih menjalani perawatan di rumah sakit, usai sempat dinyatakan kritis.

jenazah KCP tiba sekira pukul 19.18 WIB dan disalatkan di Musala Al Ikhlas yang tak jauh dari lokasi pemakaman dilansir dari TribunJakarta.com.

Beberapa menit berselang, almarhumah KCP pun dikebumikan pada pukul 19.32 WIB di Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berlokasi di RW 07 Kelurahan Jatijajar.

Suasana sedih menyelimuti pemakaman almarhumah KCP.

Ayahanda pelaku, Adang A Jawari, dan keluarga turut menghadiri pemakaman KPC di TPU Jatijajar RW 07, Tapos, Kota Depok, Selasa (1/11/2022) malam.

Adang pun tak kuasa menahan air matanya di depan pusara cucunya Selasa malam tadi.

Diwartakan sebelumnya Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno, mengatakan, Rizky Noviyandi Achmad membabi buta menyerang istri dan anaknya menggunakan senjata tajam jenis parang.

Dijelaskannya, pembunuhan sadis ini terkuak ketika salah seorang anggota keluarga korban mendengar jeritan histeris dari lantai dasar.

“Awalnya saksi yang ada di lantai dua rumah ini mendengar suara teriakan dari korban, kemudian saksi turun ke bawah menolong korban.

“Namun karena pelaku saat itu sedang membabi buta, jadi saksi tidak berani turun,” kata Yogen di lokasi kejadian, Selasa (1/11/2022).

“Saat pelaku sudah keluar (dari dalam rumah) baru saksi turun membantu korban ke rumah sakit,” lanjutnya.

Akibat sabetan parang pelaku, putri kandung pelaku mengalami luka bacokan di sekujur tubuh dan meninggal kehabisan darah.

“Jadi kalau dilihat dari luka sadis ya, ada beberapa luka bacokan dan jari yang terputus, kami masih tunggu hasil visum dari rumah sakit,” ungkap Yogen.

“Untuk anak luka bacok pada bagian kepala, tangan, dan beberapa jari terputus, mata, leher, dan banyak darah, diduga meninggal karena kehabisan darah,” kata dia.

Sementara sang istri yang kini dalam kondisi kritis, mengalami luka bacok pada bagian wajah dan sekujur tubuh.

“Istrinya luka di wajah dan badan ya, akibat parang, senjata tajam,” tuturnya.

Yogen mengatakan saat ini pelaku telah diamankan di Polres Metro Depok untuk pemeriksaan keterangan terkait motif sadis pembunuhan yang ia lakukan.

Namun pelaku hingga kini masih belum bisa dimintai keterangan.

“Sampai saat ini pelaku belum memberikan keterangan terkait motif apa terjadinya pembunuhan sadis ini,” katanya. (ron/abi)