Subhanallah ! Baca Ayat Ini Sebanyak 41x Insya Allah Dapat Bermimpi Bertemu Rasulullah SAW

Avatar of lpkpkntb

lpkpkntb.com. Inilah Fadilah Setelah mengamalkan bacaan ayat ini selesai melaksanakan sholat fardhu.

Laqod jaakum merupakan sebutan untuk dua ayat terakhir surat At Taubah. Arti laqod jaakum sendiri bermakna tentang kepribadian Rasulullah SAW dan juga keimanan kepada Allah SWT. Karena artinya yang sangat bermakna tersebut, ayat ini kerap dianggap spesial sehingga dijadikan zikir untuk umat muslim.

1758352745
Ilustrasi. Surat At Taubah ayat 128 dan 129, amalan pelindung dari kematian mendadak /pixabay/cahiwak.

Mengutip dari laman Nahdlatul Ulama, kedua ayat tersebut sempat menimbulkan kontroversi dalam sejarah pencantumannya ke dalam Alquran. Kilas balik, sejarah ini dimulai ketika Nabi Muhammad wafat dan Al-Quran belum tersusun serta tertulis dalam satu mushaf.

Hal ini terjadi karena sebelumnya Nabi Muhammad memang melarang penulisan Al-Quran. Dengan begitu, bacaan Al-Quran lebih banyak dijaga dengan hafalan para sahabat saja. Terdapat beberapa sahabat yang juga menulis bacaan Al-Quran di daun-daun dan pelepah kurma.

images 408

Pada masa Khalifah Abu Bakar, Umar bin Khatab mengusulkan untuk mengumpulkan ayat Al-Quran menjadi satu. Kemudian para penghafal Al-Quran dikumpulkan untuk menyusun ayat Al-Quran yang sudah mereka hafalkan.

Dalam proses penyusunan dan penulisan Al-Quran tidak mudah, karena ternyata hafalan para sahabat berbeda-beda. Ayat-ayat Al-Quran hanya ditulis dan dibukukan, apabila periwayatan bacaan sahabat jelas dan kuat.

images 409
Null.Ilustrasi. Surat At Taubah ayat 128 dan 129, amalan pelindung dari kematian mendadak /pixabay/cahiwak.

Selama proses pembukuan, terdapat kekurangan ayat Al-Quran. Setelah itu, tim penyusun Al-Quran menanyakan kepada para sahabat satu per-satu. Adapun ayat yang kurang tersebut adalah surat At-Taubah 128-129.

Hingga akhirnya, surat At-Taubah 128-129 berhasil didapatkan dari hafalan Abu Huzaimah Al-Anshari. Riwayat dari Abu Huzaimah ini sempat diragukan karena beberapa sahabat tidak meriwayatkan ayat ini.

Setelah melalui beberapa proses panjang maka barulah disepakati tulisan, bacaan, dan arti ayat seperti yang ada saat ini. Ayat tersebut adalah ayat yang dahsyat, bahkan di dalam ajaran Tarekat Syadziliyiah ada perintah untuk membacanya sebanyak 7 kali setelah sholat lima waktu.

Pendiri Nahdlatul Ulama KH. A. Wahab Hasbullah pernah menyarankan dua ayat tersebut kepada umat Islam untuk diamalkan.

“Kalau kalian membaca ayat ini pagi hari, maka kalian tidak akan mati sampai sore, kalau kalian membaca ayat ini sore hari, maka kalian tidak akan mati sampai pagi hari. Kalau Allah menghendaki kamu mati, pasti Allah menjadikan kamu lupa membaca ayat ini (Laqadjaakun),

Berikut ini bacaan laqod jaakum atau dua ayat terakhir surat at Taubah dengan bahasa arab, latin, dan artinya yang dikutip dari buku Keseimbangan Matematika Dalam Al Al Qur’an oleh Abah Salma Alif Sampayya.

لَـقَدۡ جَآءَكُمۡ رَسُوۡلٌ مِّنۡ اَنۡفُسِكُمۡ عَزِيۡزٌ عَلَيۡهِ مَا عَنِتُّمۡ حَرِيۡصٌ عَلَيۡكُمۡ بِالۡمُؤۡمِنِيۡنَ رَءُوۡفٌ رَّحِيۡمٌ فَاِنۡ تَوَلَّوۡا فَقُلۡ حَسۡبِىَ اللّٰهُ ۖ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ؕ عَلَيۡهِ تَوَكَّلۡتُ‌ ؕ وَهُوَ رَبُّ الۡعَرۡشِ الۡعَظِيۡمِ

Laqod ja’akum rosuulum min anfusikum ‘aziizun ‘alaihi maa’anittum hariishun ‘alaikum bil mu’miniina ro’uufur rohiim. Fa in tawallau faqul hasbiyallaahu laa ilaaha illaa huwa, ‘alaihi tawakkaltu wa huwa robbul ‘arsyil ‘azhiim.

‏Artinya: “Sungguh, telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, (dia) sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, penyantun dan penyayang terhadap orang-orang yang beriman. Maka jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah (Muhammad), “Cukuplah Allah bagiku; tidak ada tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy (singgasana) yang agung.” (QS. At Taubah: 128-129).

Menurut KH. Musyaffa’ Ali dalam buku Doa-doa Terbaik Sepanjang Masa oleh Ust. Ahmad Zacky El-Syafa, barangsiapa yang membaca dua ayat terakhir surat At Taubah sebanyak tujuh kali setelah sholat fardhu, maka ia akan memperoleh manfaat sebagai berikut:

  • Jika dia seorang yang lemah, maka akan menjadi kuat.
  • Jika dia seorang yang hina, maka akan menjadi seorang yang mulia.
  • Jika dia seorang yang kalah, maka akan segera mendapatkan pertolongan.
  • Jika dia seorang yang berkesempitan, maka akan mendapat kelapangan
  • Jika kebetulan ia memiliki utang, maka Allah akan memberinya jalan agar segera dapat melunasi hutang-hutangnya.
  • Jika kebetulan sedang mengalami kesusahan dan duka yang mendalam, maka Allah akan membuatnya gembira dan menghilangkan kedukaannya.J
  • Jika dia seorang yang sulit dalam penghidupan, maka akan segera mendapat kelapangan kehidupan.
  • Jika kebetulan kondisinya tertutup (terhalang) dari sesuatu, baik lahir maupun batin, maka Allah akan membukakan jalan keluar untuknya.

Untuk dipermudahkan hafazan:

Ayat 128 Surah At-Taubah
“Laqad jaakum rasoolun min anfusikum AAazeezun AAalayhi ma AAanittum hareesun AAlaykum bilmu’ mi neena raoofu raheem”

Ayat 129 Surah At-Taubah
“Fa-in tawallaw faqul hasbiya Allahu la ilaha illa huw AAalayhi tawakkaltu wahuwa rabbu alAAarshi alAAzeem”ayat 128

yang artinya ” Sesungguhnya telah datang kepada kamu seorang Rasul dari golongan kamu sendiri (yaitu Nabi Muhammad s.a.w.), yang menjadi sangat berat kepadanya sebarang kesusahan yang ditanggung oleh kamu, yang sangat inginkan kebaikan bagi kamu, (dan) ia pula menumpahkan perasaan belas serta kasih sayangnya kepada orang-orang yang beriman” .Arti ayat 129

Kemudian jika mereka berpaling ingkar, maka katakanlah (Wahai Muhammad): “Cukuplah bagiku Allah (yang menolong dan memeliharaku), tiada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia kepadaNya aku berserah diri, dan Dialah yang mempunyai ‘Arasy yang besar.

  1. Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat subuh, maka Allah akan menjaga hatinya
  2. Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat zuhur, maka Allah akan menghidupkan dan menetapkan hatinya (dalam keimanan) di dunia maupun di akhirat.
  3. Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat asar, maka dia tidak akan mati seperti matinya orang kaget.
  4. Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat magrib, maka dia akan diberi istiqomah (dalam beribadah) oleh Allah Swt.
  5. Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat isya, maka Allah akan menjaga dirinya dari penguasa zalim.
  6. Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat sunah, maka Allah akan memberinya rezeki kepadanya bisa merasakan manisnya iman.
  7. Barang siapa membaca ayat ini 77 kali setelah sholat Jumat, maka Allah akan menjaganya dari makan makanan haram.
  8. Barang siapa membaca ayat ini 360 kali pada hari arafah, maka Allah akan menuntunnya dan mencukupinya dari kesusahan dunia akhirat.

Menurut Asy Syaikh Ahmad At-Tijani RA, terdapat beberapa manfaat lainnya bagi umat muslim yang membaca laqod jaakum. Berikut ini manfaatnya:

Di samping itu, dua ayat tersebut juga berkhasiat dapat mendatangkan keajaiban dan insya Allah dapat bermimpi bertemu dengan Rasulullah SAW. Caranya adalah dengan membaca kedua ayat tersebut setiap hari sebanyak 41 kali.

Sementara penyusun kitab Tafsir al-Misbah ini mengatakan setidaknya ada tiga cara yang dapat dilakukan untuk dapat bermimpi bertemu Rasulullah ﷺ. di kutip dari republika.co.id. Jumat, (6/1/23).

Pertama, mengikuti keteladanan Rasulullah ﷺ. Dalam salah satu video yang diunggah di kanal YouTube resmi Quraish Shihab, pakar tafsir dan ilmu Alquran ini menjelaskan bahwa meneladani perilaku dan amalan harian Rasulullah ﷺ bukan hanya dengan melaksanakan ibadah harian melainkan juga melakukan sunnah-sunnah kecil yang dilakukan Rasulullah ﷺ, seperti adab masuk rumah, hingga kebiasaan lain Rasulullah ﷺ.

“Dibanding amalan-amalan yang sifatnya sunah, saya kira yang paling sulit adalah meneladani akhlak beliau,” kata Prof Quraish.

Cara kedua, yang dapat dilakukan adalah sering (perbanyak) membaca sholawat kepada Nabi. Bersholawat, kata Quraish, merupakan hal mudah yang dapat dilakukan dengan rutin dan mampu memberikan ketenangan bagi pembacanya.

“Sering bersholawat setiap waktu dan setiap hari dapat menghadirkan kelapangan hati. Itulah mengapa membaca sholawat Nabi dianjurkan setiap waktu, meskipun tidak berwudhu,” terang pendiri Pusat Studi Al-Quran itu.

Cara terakhir atau ketiga, adalah berdakwah atau menyampaikan pesan-pesan kebenaran Islam, baik melalui perilaku maupun dalam bentuk nasihat. “Ada banyak cara, tapi ketiga hal itulah yang bisa dilakukan,” ucapnya Mantan Menteri Agama itu.

Namun, yang paling sulit adalah meneladani akhlak Rasulullah ﷺ

Dia juga menjelaskan bahwa setiap orang memiliki potensi untuk bertemu dengan Rasulullah ﷺ melalui mimpinya, sebab Rasulullah ﷺ benar-benar tidak bisa diserupai makhluk lain.

“Mimpi yang pasti benar itu bila kita mimpi Rasulullah ﷺ, yang bermimpi itu bisa bermacam-macam, ada yang muda, ada yang tua. Tapi yang jelas, mimpi bertemu Rasulullah tidak mungkin salah, yang salah adalah jika bermimpi bertemu Tuhan,” ujar pria yang masuk dalam daftar 500 Muslim Paling Berpengaruh di Dunia itu.

Dia menjelaskan, terdapat banyak hadits yang meriwayatkan keutamaan berjumla dengan Rasulullah dalam mimpi, salah satunya adalah hadits riwayat Imam Muslim. “Hadits itu berbunyi:

من رآني في المنام فقد رآني، فإن الشيطان لا يتمثل في صورتي

“Barangsiapa melihatku dalam mimpi, maka dia benar-benar telah melihatku. Sesungguhnya setan tidak dapat menjelma sepertiku.”

“Rasulullah ﷺ juga bersabda dalam satu hadits lagi bahwasanya, ‘Barangsiapa memimpikanku, maka aku akan bersamanya nanti di surga,” sambung doktor lulusan Universitas Al-Azhar Kairo itu.

Demikian informasi tentang amalan-amalan yang baik dilakukan selesai melakukan sholat fardhu, dan perbanyak sholawat sehingga di yaumul akhir kita semua dapat syafaat Nabi Muhammad SAW. Semoga bermanfaat. (abi/ron).