lpkpkntb.com – Beredar di media sebanyak 93 jamaah umrah asal Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang sempat telantar di Jakarta selama tiga hari akhirnya dipulangkan ke rumahnya. Mereka gagal berangkat ke Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi.
“Mereka telah dipulangkan,” kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Tengah, Samsul Hadi di Praya, Senin (10/4/23). di lansir laman Jabarekspres.
Kemudian, pihaknya masih belum bisa memberikan penjelasan terkait dengan 93 jemaah umrah yang gagal berangkat tersebut, karena masih belum melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak travel.
“Alasannya itu kita masih belum tahu, kalau tuntutan jemaah supaya uang setoran yang telah diberikan itu bisa dikembalikan,” katanya.
Sementara itu untuk sanksi juga belum bisa dipastikan, meskipun travel tersebut secara resmi telah terdaftar di pusat.
“Travel resmi dan telah terdaftar, untuk sanksi kita belum bisa berikan penjelasan,” katanya.
Dengan adanya peristiwa tersebut, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih travel umrah, sehingga tidak terjadi persoalan yang sama.
“Ini kejadian pertama di Lombok Tengah, selama ini belum ada,” katanya.
Sementara itu, salah satu jamaah asal Praya, Lombok Tengah, TGH Fadil Tohir saat diwawancara secara langsung oleh salah satu TV Nasional di Jakarta, mengatakan, ia bersama jemaah lainnya berangkat dari bandara Lombok menuju Bandara Jakarta hari Rabu tanggal 5 April dan berangkat menuju Jeddah.
Ia bersama jemaah berangkat ke Jakarta menggunakan dua pesawat berbeda dengan biaya sendiri untuk pembelian tiket berdasarkan surat pernyataan dari pihak travel dan didukung dengan kode booking pesawat penerbangan menuju Bandara Jeddah.
Setelah sampai di Jakarta dan bertemu dengan pihak travel, dari 93 jemaah yang sudah memiliki visa itu baru 45 jemaah.
“Kode booking pesawat yang diklaim pihak travel ternyata tidak ada dalam jadwal pemberangkatan pada jam tersebut,” katanya.
Sehingga pihaknya melaporkan hal tersebut kepada aparat pengamanan di Bandara Jakarta untuk memperjelas pemberangkatan dan dijanjikan kepastian hingga tiga hari, sehingga pihaknya masih menunggu informasi tersebut.
Ia bersama jemaah untuk sementara waktu masih tinggal di salah satu Hotel di Tanggerang Selatan untuk menunggu informasi keberangkatan.
“Ini memang pemberangkatan ke tiga. Informasi tiket ada atau tidak menuju Mekkah kita masih menunggu,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak travel masih belum dikonfirmasi, karena kantornya yang ada di Praya tutup.
Namun, melalui WAG PIT STop MATA salah satu Anggota atas nama MSQ menyampaikan, ” Mari kita uji soal di telantarkan ini, setau saya orang yg di telantarkan adalah orang yg tidak di urus , tidak di telengok dan tidak di kawal.
Faktanya , 92 jamaah sudah di siapkan visanya, di siapkan hotelnya, di siapkan makan sahur dan berbukanya, proses tiket sudah 44 orang saat itu jika sabaran sehari atau dua hari bisa kok berangkat,” ucapnya
“Dan toh akhirnya kesepakatan ingin di berangkatkan kembali artinya ada miss komunikasi dan kejadian lain yang tidak perlu terjadi” sambung MSQ.

Berikut Video identitas 93 jamaah Umroh asal Lombok sempat di telantarkan sesuai yang di bagikan melalui tiktok.
