lpkpkntb.com – Sungguh Banyak kisah sukses para TKW yang bekerja di negeri orang, biasanya disertai cerita miris yang mengiringinya.
Mulai dari hinaan dan cacian, kisah sukses berbalut cerita miris TKW Indonesia seakan jadi dongeng yang nyata adanya.
Baca juga;
INILAH FORMASI CPNS 2023 DIBUKA 17 SEPTEMBER CEK TATA CARA DAFTAR
Tapi akhirnya cerita miris itu seperti kalah dengan kisah sukses yang ada hingga membuat banyak orang ingin menjadi TKW.
Sebut saja Shanty Dewi, TKW asal Jawa Timur yang bekerja di Taiwan sebagai Asisten Rumah Tangga atau ART.
Dia bercerita soal majikannya yang sudah lansia namun terbilang rewel dan keras kepala.
“Ini kamar Akong ya guys, udah bersih, ini popok-popok yang aku beli kemarin, semua udah bersih, biar kecoanya gak belantara, biasanya banyak guys di sini,” ucap Shanty Dewi, seperti yang dikutip 18 Agustus 2023.
Menjalani tugas sebagai ART, Shanty Dewi juga bercerita dirinya yang hampir dipecat, hal yang ia takuti.
Baca juga:
Hati-Hati ! Agen Bisnis TKI Ilegal Tujuan Arab Saudi Ditangkap Dit Reskrimum Polda NTB
“Ngebersihin ini tuh butuh perjuangan, aku hampir dipecat sama majikan,” sambungnya.
Cerita miris dibalik kisah sukses Shanty Dewi sebagai TKW terungkap, perjuangan itu ia utarakan penuh pilu.
“Aku tiap malam itu 12 kali terpaksa bangun dan melayani majikan,” ungkapnya.
Baca juga;
Silaturrahmi Kapolresta Mataram, Partai PBB Targetkan Minimal 4 Kursi Anggota DPRD Kota Mataram
Kondisi yang sudah sepuh membuat dia harus membantu majikannya seperti jika ingin ke kamar mandi.
Sempat merasa jenuh, Shanty Dewi akui beratnya menjadi TKW dengan majikan Yang sudah berumur.
“Udah enggak kuat, Akong itu selalu ngeyel, jadi harus sabar dan sabar,” tuturnya.
Menerima gaji dua digit, ia memberikan nasihat untuk mereka yang ingin menjadi TKW atau temannya yang merasa jengah.
“Seenak apapun pekerjaan, setinggi apapun gajinya, 100 Persen selalu ada aja godaannya, sabar aja,” pungkasnya.
Mungkin, masih banyak Shanty Dewi lainnya yang punya kisah sukses dengan cerita miris sebagai seorang TKW. Teruslah berjuang demi cita-cita dan kesejahteraan keluarga. Semoga bermanfaat.***

