lpkpkntb.com. Dalam memperingati Hari Ulang Tahun Provinsi Nusa Tenggara Barat (HUT NTB) ke-64, Pemerintah Provinsi NTB menggelar Upacara Bendera dengan tema “Optimis Dalam Kebersamaan NTB Gemilang” di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur pada Sabtu, 17 Desember 2022, sekaligus penerimaan hadiah para juara lomba penulisan karya ilmiah.

Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah selaku Inspektur Upacara menyampaikan bahwa NTB Gemilang bukanlah sekedar mimpi. Dibutuhkan keberanian dan kerja sama untuk menggapai puncak mimpi tersebut.
Disampaikan bahwa momentum peringatan HUT Provinsi NTB kali ini memiliki makna tersendiri bagi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB.

“Satu tahun terakhir masa kepemimpinan kami ini adalah ruang bagi kita segenap masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersama-sama memacu adrenalin menggenapkan visi-misi besar NTB Gemilang,” katanya.
Diketahui bahwa dalam mengawali amanah sebagai Pemimpin NTB, banyak masa-masa sulit yang dilewati, mulai dari bencana gempa bumi Tahun 2018, kemudian Maret 2020 terdampak Pandemi Covid-19 yang belum berakhir hingga saat ini. Tahun 2022 disambut dengan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hingga Inflasi dan bayang-bayang resesi dunia.
Rohmi turut memaparkan bahwa Pemerintah Provinsi NTB terus memacu program unggulan seperti industrialisasi, posyandu keluarga, beasiswa luar negeri, desa wisata dan zero waste, serta program unggulan lainnya mewujudkan NTB Gemilang.
Sementara di acara HUT NTB Ke-64, Pemerintah Nusa Tenggara Barat membagikan hadiah terutama kepada peserta pemenang lomba karya tulis tingkat mahasiswa dalam rangka menyemarakkan HUT ke-64 Provinsi NTB ini, salah satu dari sejumlah program yang digelar pengurus daerah JMSI NTB.

Juara satu diraih Samsul Sahadi dari Universitas Mataram (Unram) dengan judul karya tulis; Cocodress: Inovasi Pemanfaatan Limbah Serabut Kelapa (Coconut Fiber) Sebagai Pewarna Alami Kain Mandalika Guna Mendukung Industri Kreatif NTB.
Juara dua diraih oleh Sholihati Jannata H dari Unram dengan judul karya tulis ; MIRAT EGO (Miniatur Rumah Adat Eceng Gondok) Pemanfaatan Limbah Eceng Gondok Sebagai Upaya Melestarikan Adat dan Menjaga Ketahanan Ekonomi Masyarakat di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Juara tiga diraih M Alfan Rezeki Ramadhan dari Unram dengan judul karya tulis; Wisteba.Id: Aplikasi Ngiring Simpang Ke Tetebatu Sebagai Digital Marketing Upaya Optimalisasi Halal Turism Branding Guna Revitalisasi Ekonomi NTB.
Juara harapan satu diraih Muhammad Jaelani dari Unram dengan judul karya tulis; Say-Pintar: Ekonomi Bisnis Pemasaran Sayur Berbasis Android Syariah Guna Meningkatkan Pendapatan UMKM Petani Sayur di Sembalun Lombok Timur. Juara harapan dua diraih Nur Aulia Bazighah J dengan judul karya tulis ; Desa Wisata Tetebatu : Konsep Pariwisata Berkelanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat. Juara harapan tiga diraih Hati Rahmayani dari Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Mataram dengan judul karya tulis ; UMKM TERNAK GO: Sebagai Strategi Sinergi Koordinasi dan Digitalisasi Dalam Rangka Penguatan Sektor UMKM Peternakan Demi Mengakselerasi Ketahanan Ekonomi Di NTB Pasca Pandemi.
Sekretaris Dewan Juri, H Rudi Hidayat mengatakan, ” Ada keunggulan dan kekurangan dari materi karya tulis yang dikirimkan para peserta. Namun secara umum karya tulis yang dikirimkan peserta cukup baik. Ada inovasi-inovasi yang ditawarkan peserta, bahkan ada yang sudah terjun langsung mempraktekkan di lapangan “. jelasnya.
”Jadi setelah melakukan penilaian dan rapat, tim juri telah menetapkan pemenang yang memiliki karya tulis yang terbaik dari peserta yang ada,” jelasnya.
(Abi/ron).
