Mataram – Siswa-siswi SDN 34 Mataram kembali menunjukkan kreativitasnya dalam mengerjakan tugas kelompok yang inspiratif. Kali ini, para siswa kelas IV (Empat) ditantang untuk membuat karya seni berbentuk bunga dari potongan kertas sebagai bagian dari pembelajaran keterampilan tangan (Prakarya) yang dipimpin oleh guru mereka, Ibu Dewi.
Dalam tugas ini, setiap kelompok diminta untuk mengumpulkan berbagai jenis kertas bekas yang ada di rumah, mulai dari majalah lama, kertas bekas cetak, hingga kertas warna. Kemudian, mereka bersama-sama menggunting, melipat, dan merangkai kertas-kertas tersebut menjadi berbagai bentuk bunga yang indah dan berwarna-warni. Kegiatan ini tak hanya mengasah keterampilan motorik halus, tetapi juga mengajarkan siswa untuk memanfaatkan barang-barang bekas menjadi sesuatu yang lebih berguna dan estetis.
“Anak-anak menunjukkan semangat yang luar biasa saat mengerjakan tugas ini. Saya kagum dengan hasil karya mereka yang sangat kreatif dan penuh warna. Ini adalah salah satu cara untuk menanamkan kecintaan pada seni dan keterampilan sejak dini,” ujar Ibu Dewi.
Salah satu kelompok bahkan berhasil membuat rangkaian bunga kertas besar yang dipajang di sudut kelas, menarik perhatian para guru dan siswa lainnya. Bunga-bunga yang dibuat dengan detail ini menunjukkan betapa siswa mampu berpikir kreatif dan bekerja sama dengan baik dalam kelompok.
Ami, salah satu siswa, mengungkapkan rasa senangnya mengikuti kegiatan ini. “Kami belajar menggunting dengan rapi dan merangkai bunga dari kertas. Seru sekali, apalagi bisa bekerja sama dengan teman-teman,” katanya sambil tersenyum.
Proyek sederhana ini juga mendapat apresiasi dari pihak sekolah, yang melihat kegiatan tersebut sebagai cara efektif untuk menumbuhkan keterampilan praktis sekaligus mengajarkan pentingnya penggunaan kembali bahan-bahan bekas. Kepala Sekolah SDN 34 Mataram, Ibu Sri Wahyuni, mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini akan terus diadakan untuk mendorong kreativitas siswa dan juga mengajarkan pentingnya menjaga lingkungan melalui daur ulang.
Dengan kerja sama yang solid dan kreativitas tanpa batas, siswa-siswi SDN 34 Mataram membuktikan bahwa keterampilan tangan dapat menjadi sarana untuk menghasilkan karya seni yang inspiratif sekaligus mendidik.
