Nasional , lpkpkntb.com– PAN merekomendasikan nama calon presiden (capres) yang akan diusung di Pemilu 2024. nama – nama itu berasal dari elite partai, menteri, hingga kepala daerah.
Usulan nama-nama itu dibacakan langsung oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat penutupan Rakernas di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (27/8/2022). Zulhas menyebut nama-nama ini merupakan hasil yang telah dimusyawarahkan di rakernas.
“PAN telah melaksanakan ‘Program PAN Memilih’ untuk calon-calon kepemimpinan nasional. Mekanisme demokrasi yang dijalankan partai amanat nasional adalah melakukan penjaringan aspirasi rakyat di tingkat akar rumput melalui mekanisme partai, yaitu di rapat kerja daerah (rakerda) PAN di 514 kabupaten atau kota. Prosesnya sangat demokratis. Tanpa adanya tekanan atau paksaan. Semua kader dapat mengusulkan aspirasi rakyat melalui forum rakerda,” kata Zulhas.
“Setelah itu, hasil keputusan rakerda PAN dibawa ke tingkat rapat kerja wilayah (rakerwil) di 34 provinsi. Suasananya sungguh dinamis dan demokratis. Keindahan dalam perdebatan dan kebebasan berpendapat mewarnai proses itu. Selanjutnya, hasil rakerwil pan di bawa ke rapat kerja nasional (rakernas) PAN, hari ini,” lanjut Zulhas.
Pertama, PAN saat ini sudah berada dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Koalisi ini harus punya peran dalam kontestasi politik mendatang. Oleh karena itu, semua ketua-ketua partai dalam KIB bisa didorong, satu Zulkfili Hasan, terima kasih. Kader pasti ingin ketumnya. KIB itu ada 3, kedua Golkar, diusulkan beberapa DPW Pak Airlangga untuk jadi capres, ketiga Pak Suharso Monoarfa dari PPP, Satu lagi pimpinan PDIP Bu Puan Maharani. Itu dari parpol ya,” ujar Zulhas.
Kedua yakni klaster menteri. Dalam klaster ini hanya Erick Thohir yang diusulkan.
“Ketiga, kluster kepala daerah. Ini paling semarak diusulkan dari berbagai daerah. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ada Gubernur DKI Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa,” ujar Zulhas. (ron)

