lpkpkntb – Aku selalu sedih ketika mendengar berita duka.
Aku sendiri dipaksa untuk kehilangan di saat Aku belum sepenuhnya membahagiakan, belum memberikan yang terbaik, belum puas melihat senyum manisnya,
belum puas mendengar nasehat bijaknya, bahkan belum sempat mengucapkan kalau Aku cinta dan sayang sekali sama dia.
Ya, Aku kehilangan sosok AYAH di saat Aku masih berjuang untuk membahagiaknnya.
Dukaku masih kalah jauh dari duka-duka di Kanjuruhan, berlimpahan air mata, suara tangis yang membuat dada bertambah sesak, hingga harapan-harapan yang tiba-tiba HANCUR disebabkan tembakan GAS AIR mata.
Di mana letak keadilan? Di mana polisi-polisi yang seharusnya mengamankan? Yang terjadi justru pemutar-balikan fakta,
yang terjadi justru mereka meregang nyawa ditangan POLISI.
Tragedi Kanjuruhan bukan hanya duka bagi Indonesia, TAPI duka bagi semua insan sepak bola di seluruh DUNIA.
berbagai komentar dari netizen
@ferapermata: terimakasih mbak nana🥺 sehat selalu mbak nana🥰
Video2 Aparat yg menembakkan gas air mata. yg menendang orang yg lari menyelamatkan nyawanya dan yg memukul dengan brutal tanpa rasa kemanusiaan…ingat kamu sedang ditandai oleh allah swt semua akan kembali kpd kamudan kwluargamu dan hukum karma alam semesta sudah melingkari kamu sesuai perbuatan nya.[:thanks][:thanks][:thanks]
Jangan lagi ada peristiwa Kanjuruhan yang lain dan ini jadi pembelajaran buat semua suporter, pihak keamanan dan panitia pelaksana..
#ApaKomentarmu
Penulis Hara Nirankara.

