Viral ! Pemuda di Garut Nekat Membakar Masjid Begini Kronologis nya !

Avatar of lpkpkntb

lpkpkntb.com – Salah seorang pemuda di Garut nekat membakar masjid. Pelaku yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) itu sudah diamankan oleh pihak kepolisian.

Sementara Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro menyatakan, pelaku pembakaran masjid di Garut, Jawa Barat adalah orang yang masih dalam perawatan rumah sakit atau RS. di kutip melalui laman Beritasatu.com.

Kemudian, Masjid yang dibakar tersebut terletak di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Saat ini pelaku sudah kembali menjalani perawatan di rumah sakit jiwa.

“ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) betul, sudah tiga kali masuk rumah sakit jiwa, obatnya kayaknya habis itu,” kata Rio Wahyu dihubungi melalui telepon seluler di Garut, Senin (23/1/2023).

Rio Wahyu mengatakan, orang tersebut membakar masjid di Desa Lembang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, pada Minggu (22/1/2023) malam.

IMG 20230124 192444
ODGJ Trending di Twitter, Ternyata Karena Bakar Masjid Di Garut (Sumber : Istimewa).

Akibat ulahnya, bangunan masjid hingga bagian atapnya terbakar.

“Membakar di dalam (masjid) akhirnya terbakar, di atasnya terbakar, kita melakukan tindakan, kita amankan dia,” katanya.

Polisi kemudian mencari informasi terkait kondisi pelaku. Akhirnya, polisi tahu pelaku punya riwayat gangguan jiwa.

Pelaku pernah tiga kali masuk rumah sakit jiwa, kemudian dikuatkan juga oleh masyarakat bahwa pelaku menderita gangguan jiwa.

“Ternyata punya rekam medis tiga kali rumah sakit jiwa, kita antarkan ke rumah sakit jiwa,” katanya.

Kapolres menyampaikan dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku di dalam masjid kedinginan, kemudian mencoba menghangatkan badan dengan cara membakar sesuatu.

“Dia bilang kedinginan dalam masjid,” katanya.

Selanjutnya jajaran kepolisian bersama unsur pemerintah dan masyarakat membersihkan material bangunan masjid untuk segera diperbaiki kembali agar bisa digunakan untuk aktivitas beribadah seperti biasa.

“Saya bersama anggota, tiga pilar, membersihkan masjid lalu kita benahi, kita rehab lagi agar cepat digunakan kembali,” katanya.

Sehingga, Kapolres menegaskan aksi bakar di dalam masjid itu murni karena perbuatan ODGJ, tidak ada unsur kesengajaan lainnya.