lpkpkntb.com – Informasi yang disampaikan melalui laman facebook dengan akun @Didik Widjaya menulis pada postingannya seperti ini:
Jika mengamati munculnya berkali2 gempa kecil2 di Indonesia, cermati daerah berarsir biru paling lowong dari wilayah lainnya, wilayah yang terdekat dengan daratan.
Apalagi di selatan jauh – daerah arsir oranye – zona Megathrust, paling sunyi …
Sebenarnya apa yang terjadi di bawah sehingga gempa jarang muncul atau tidak muncul sama sekali? Apakah artinya lempeng masih bergerak atau sudah macet parah?
Ibarat di jalan tak ada kecelakaan lalu lintas, apakah tidak ada kendaraan lewat atau kendaraannya sudah macet total, tak bisa gerak
Dicatat dulu 30 maret 2024.
Kemudian beberapa menit kemudian beliau membuat postingan begini, Contoh gempa dangkal selatan Dompu adalah komplek gempa 7+ dangkal 1 abad lalu. Jadi sudah terbukti ada gempa besar di sana. Kapan terulangnya? Hanya Tuhan yang tahu, manusia hanya bisa MITIGASI.
Namun kita ketahui bahwa, Informasi dalam laman Facebook tersebut bukan merupakan hasil kajian BMKG seperti pernah yang disampaikan pegawai BMKG Rahmat.
Rahmat mengatakan, Didik juga tidak menyebutkan sumber data dan metode analisis yang digunakan. Karena itu pula, Rahmat tak bisa menilai akurasi analisis itu. (*).
