Inilah Pencipta Lagu “Komando” Kopassus, Titiek Puspa, Wafat Sehari Setelah Ulang Tahun Kopassus

Avatar of lpkpkntb
Screenshot 2025 04 12 16 03 39 67 f69139cffc4d135a71392e13634f144a2

Jakarta,  – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Komando Pasukan Khusus (Kopassus) setelah kabar wafatnya Titiek Puspa, seniman besar dan pencipta lagu legendaris “Komando”, yang selama puluhan tahun menjadi identitas musikal dan semangat perjuangan prajurit baret merah. Titiek Puspa tutup usia pada Jumat, 11 April 2025, sehari setelah peringatan ulang tahun Kopassus ke-73.

Baca Juga:Innalillahi, Titiek Puspa Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Sosok Legendaris Musik

Lagu “Komando” yang diciptakannya telah menjadi bagian tak terpisahkan dari semangat pasukan elite TNI AD tersebut. Dengan lirik yang kuat dan nada yang membakar semangat nasionalisme, lagu ini telah mengiringi berbagai momen penting dalam perjalanan Kopassus, baik di medan latihan maupun upacara resmi.

Kami kehilangan sosok seniman besar yang telah memberikan warisan abadi kepada Kopassus. Lagu ‘Komando’ adalah napas perjuangan kami, dan almarhumah adalah bagian dari sejarah kami,” ujar Komandan Jenderal Kopassus, Mayor Jenderal TNI (Nama Komandan), saat menggelar penghormatan khusus di Markas Kopassus, Cijantung.

Titiek Puspa wafat dalam usia 87 tahun setelah menjalani perawatan intensif karena kondisi kesehatan yang menurun dalam beberapa bulan terakhir. Kabar kepergian beliau datang hanya satu hari setelah Kopassus merayakan hari jadinya yang ke-73 pada 10 April 2025.

Dalam momen peringatan tersebut, lagu “Komando” kembali dikumandangkan dengan penuh khidmat oleh seluruh prajurit. Tak disangka, itu menjadi persembahan terakhir lagu ciptaan Titiek Puspa bagi kesatuan yang sangat mencintainya.

Kepergian beliau seperti pesan dari semesta, bahwa karya dan semangatnya akan selalu hidup bersama kami. Lagu ini tidak akan pernah kami tinggalkan, karena di dalamnya ada jiwa seorang pejuang seni sejati,” ucap seorang perwira muda Kopassus yang hadir dalam upacara penghormatan.

Jenazah almarhumah dimakamkan di Taman Makam Kalibata dengan upacara penghormatan, dihadiri para tokoh seni, militer, dan masyarakat yang selama ini menghormati kiprah dan keteladanan Titiek Puspa.

Kini, lagu “Komando” bukan sekadar nyanyian. Ia telah menjadi simbol pengabdian lintas zaman, mengikat erat sejarah perjuangan Kopassus dan cinta abadi seorang maestro musik kepada bangsa dan tentaranya.