lpkpkntb.com – Prabowo Subianto dan Raka Buming Raka telah ditetapkan sebagai pemenang Pilpres 2024.
Koalisi Prabowo-Gibran saat ini diawaki empat partai politik pengusung utama. Mereka adalah Partai Gerindra, Partai Golkar, Demokrat, dan PAN. Keempat partai ini memiliki 280 dari 580 kursi DPR 2024-2029, masih belum mayoritas.
Terkait:
Bikin Guncangan Keras Prabowo Ke Anies Ketika Di Sahkan Menang
Kendati demikian, ada kemungkinan koalisi Prabowo-Gibran mendapatkan tambahan dukungan setelah penetapan KPU. Prabowo Subianto terus berkeliling menemui NasDem dan PKB selepas gelaran Pemilu 2024
Dari laman ccnindonesia. Ketua Umum Surya Paloh menyatakan lebih baik bersama dengan pemerintahan demi membangun Indonesia menjadi lebih maju.
Penerimaan Pendaftaran CPNS 2024 DiBuka Bulan Mei : Panduan dan Link Pendaftaran
Paloh menyampaikan itu usai mengunjungi kediaman presiden terpilih hasil Pilpres 2024 Prabowo Subianto di Jakarta Selatan, Kamis sore (25/4).
“Kesempatan, dorongan, keinginan, spirit untuk bersama dengan pemerintahan, saya pikir itu lebih baik. Inilah pilihan Saya. Pilihan NasDem,” ucap Paloh.
Dia mengaku sudah berpikir panjang sebelum memutuskan hal tersebut. Kontemplasi telah ia lakukan didasari kejujuran hati dan rasionalitas.
Paloh lalu menyatakan siap mendukung pemerintahan baru yang akan dipimpin Prabowo-Gibran hasil Pilpres 2024.
“Beroposisi bisa setiap saat, tapi bekerja membantu pemerintahan dibutuhkan suatu semangat, spirit dan keikhlasan hati dan mengedepankan objektivitas,” kata Paloh.
Paloh menyatakan NasDem siap mendukung pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran.
“Melihat Indonesia dengan optimisme ke depan, kita siap memberikan dukungan sepenuhnya kepada pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Pak Prabowo dan Mas Gibran,” kata Paloh.
Di kesempatan yang sama, Prabowo mengucapkan terima kasih kepada Paloh para pejabat teras NasDem yang telah datang berkunjung.
Prabowo mengatakan komunikasi juga telah dilakukan sebelumnya antara utusan Gerindra dan NasDem. Hingga kemudian, terjadi pertemuan antara Prabowo dan Paloh pada hari ini.
“Kita sepakat bahwa kita akan kerja sama untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat Indonesia,” kata Prabowo.
Diketahui, Prabowo dan Paloh berada di kubu berbeda pada Pilpres 2024 lalu. Prabowo-Gibran melawan Anies-Muhaimin yang diusung NasDem.
KPU lalu menyatakan pasangan Prabowo-Gibran meraih suara terbanyak. Surya Paloh mengucapkan selamat kepada mereka.
Sikap PDIP dan PKS
PDIP sejauh ini belum memberikan kepastian ataupun sinyal merapat atau menjadi oposisi pemerintahan Prabowo-Gibran. PDIP menegaskan sikap resmi mereka akan diputuskan lewat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Mei 2024.
PDIP pun sampai saat ini juga belum menggelar pertemuan formal dengan Prabowo selepas putusan MK maupun penetapan KPU.
“Di sanalah PDIP akan bersidang, akan bermusyawarah melihat a, b, c, d, dinamika masa depan, akan memberi usulan ke Ketua Umum PDIP untuk kemudian di sana PDIP akan menentukan sikap politiknya akan berada atau di luar pemerintahan,” kata Basarah, Senin (22/4).
Sementara itu, PKS menyebut siap bertemu dengan Prabowo dalam waktu dekat kalau ada kesempatan. Sekjen PKS Aboe Bakar menyebut belum ada janji pertemuan pihaknya dengan Prabowo.
“Moga-moga dalam waktu dekat deh kalau ada kesempatan (bisa ketemu), tapi belum ada janji,” kata Aboe di kantor KPU, Jakarta Pusat, Rabu (24/4).
