lpkpkntb.com – Dalam upaya meningkatkan performa dan prestasi para atlet angkat besi nasional, Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) mengadakan latihan intensif di pemusatan latihan angkat besi yang dipimpin langsung Ketua PABSI, De Vega, dan didampingi pelatih utama, Libuh Hanafi, S.Pd.
Latihan yang berlangsung di fasilitas latihan utama PABSI ini merupakan bagian dari persiapan jangka panjang menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, di mana NTB akan menjadi tuan rumah. De Vega, selaku ketua PABSI, menyatakan bahwa latihan ini adalah langkah serius untuk memperkuat fondasi para atlet dan mendukung mereka dalam mencapai target medali emas pada PON mendatang.
“Kami mempersiapkan para atlet untuk tampil maksimal, tidak hanya di ajang nasional tapi juga internasional. Program latihan yang dijalankan oleh pelatih Libuh Hanafi sudah terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan teknik dan daya tahan para atlet,” ujarnya.
Libuh Hanafi, S.Pd., sebagai pelatih, menerapkan program latihan berbasis sains dan teknik angkat besi modern yang dirancang untuk mengasah teknik, kekuatan, dan ketahanan para atlet. Program ini tidak hanya berfokus pada pengembangan fisik, tetapi juga mental agar para atlet siap menghadapi tantangan di arena kompetisi. “Kunci keberhasilan terletak pada konsistensi dan dedikasi. Para atlet mengikuti jadwal latihan yang intensif dan terukur untuk mencapai performa puncak,” kata Libuh.
Pemusatan latihan ini juga didukung dengan fasilitas lengkap yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan atlet, termasuk peralatan angkat besi terbaru, yang nyaman, serta pendampingan medis dan gizi. De Vega dan Libuh Hanafi berkomitmen untuk menjadikan NTB sebagai pusat unggulan olahraga angkat besi di Indonesia, dengan target untuk menghasilkan atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, pemusatan latihan ini diharapkan dapat menghasilkan atlet yang tidak hanya siap bersaing, tetapi juga mengharumkan nama NTB dan Indonesia di panggung olahraga angkat besi.
