Dokter Bagikan Ciri-Ciri Gejala Stroke yang Harus Diwaspadai

Avatar of lpkpkntb
Human anatomy with atherosclerosis stroke illustration
Human anatomy with atherosclerosis stroke illustration

Stroke merupakan kondisi medis serius yang bisa menyebabkan kecacatan permanen hingga kematian. Seorang dokter spesialis saraf mengingatkan pentingnya mengenali gejala stroke sedini mungkin agar pasien dapat segera mendapatkan pertolongan medis.

Baca Juga:Obat Alami Mencegah Stroke Anda! Boleh Terapkan 6 Obat Alami Ini

Kenali Stroke Sejak Dini

Stroke terjadi akibat terganggunya pasokan darah ke otak, baik karena penyumbatan pembuluh darah (stroke iskemik) maupun pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Gejalanya bisa muncul mendadak dan sering kali tidak disadari oleh pasien maupun orang di sekitarnya.

Menurut dr. Rizky Amanda, Sp.S, dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo, stroke memerlukan respon cepat karena “setiap menit berarti penyelamatan sel otak.”

Gejala Umum Stroke yang Harus Diperhatikan

Dr. Rizky menyebutkan beberapa ciri utama gejala stroke yang sering ditemukan pada pasien:

1. Wajah Tidak Simetris

Wajah terlihat menurun pada satu sisi saat tersenyum atau berbicara.

2. Bicara Tidak Jelas

Kesulitan berbicara atau tidak bisa memahami pembicaraan dengan benar.

3. Kelemahan pada Salah Satu Sisi Tubuh

Tiba-tiba tidak bisa mengangkat tangan atau kaki di satu sisi.

4. Gangguan Penglihatan

Penglihatan menjadi kabur atau melihat ganda secara mendadak.

5. Sakit Kepala Hebat

Tiba-tiba mengalami sakit kepala ekstrem yang tidak biasa, disertai mual atau muntah.

Deteksi Dini dengan Metode FAST

Lpkpkntb com. Mengutip dari Health Europa Magazine, para ahli neurologi Eropa menyarankan penggunaan metode FAST untuk mendeteksi stroke lebih cepat:

  • F – Face (Wajah): Perhatikan apakah satu sisi wajah terkulai.

  • A – Arms (Lengan): Apakah pasien bisa mengangkat kedua lengan?

  • S – Speech (Bicara): Apakah bicara terdengar cadel atau tidak nyambung?

  • T – Time (Waktu): Segera hubungi layanan darurat jika tiga gejala di atas terjadi.

“Metode FAST terbukti meningkatkan angka keberhasilan pemulihan stroke jika dilakukan dalam waktu emas, yakni 3 hingga 4,5 jam setelah serangan,” tulis Health Europa dalam artikelnya berjudul “The Golden Hour of Stroke Treatment.”

Pencegahan Tetap yang Terbaik

Dokter Rizky juga menekankan bahwa pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan. Menjaga pola makan sehat, rutin berolahraga, mengontrol tekanan darah, dan berhenti merokok adalah langkah kunci dalam menurunkan risiko stroke.