YMataram – lpkpkntb.com – Sebuah video yang memperlihatkan kericuhan dalam program mudik gratis di Nusa Tenggara Barat (NTB) viral di TikTok dan memicu perbincangan luas di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Pelabuhan Kayangan pada Sabtu sore (14/3/2026), saat ratusan penumpang yang hendak mengikuti program mudik gratis rute Mataram – Bima dilaporkan harus menunggu berjam-jam tanpa kepastian keberangkatan.
Video yang beredar luas di TikTok memperlihatkan seorang pria yang diduga peserta mudik menyampaikan protes kepada petugas. Ia menyebut para penumpang sudah menunggu sangat lama namun bus yang dijanjikan tak kunjung diberangkatkan.
Viral
Dalam rekaman tersebut terlihat suasana yang cukup tegang. Beberapa penumpang tampak berdiri mengelilingi petugas sambil menanyakan alasan keterlambatan. Sebagian lainnya terlihat duduk kelelahan sambil membawa barang bawaan mereka.
Menurut keterangan yang beredar bersama video tersebut, para peserta program mudik gratis mengaku telah menunggu selama tiga hingga empat jam di pelabuhan. Ketidakjelasan informasi mengenai jadwal keberangkatan membuat emosi sebagian penumpang memuncak.
Situasi semakin memanas ketika beberapa warga mulai mempertanyakan koordinasi penyelenggara program. Mereka menilai seharusnya program mudik gratis yang melibatkan banyak peserta sudah dipersiapkan dengan matang agar tidak menimbulkan kekacauan di lapangan.
Program mudik gratis tersebut diketahui berkaitan dengan kegiatan transportasi yang difasilitasi pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan NTB. Program ini pada dasarnya bertujuan membantu masyarakat yang ingin pulang kampung tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi.
Namun dalam pelaksanaannya di hari tersebut, proses penyeberangan bus yang membawa peserta mudik dilaporkan sempat terhenti. Hal ini menyebabkan antrean panjang kendaraan dan membuat penumpang harus menunggu lebih lama dari jadwal yang dijanjikan.
Ketua Ikatan Mahasiswa Bima (IMBI) juga disebut ikut merekam dan melaporkan situasi di lokasi. Dalam laporan videonya, ia menyampaikan bahwa para penumpang merasa tidak mendapatkan informasi yang jelas dari pihak penyelenggara.
“Penumpang sudah menunggu tiga sampai empat jam. Mereka tidak tahu kapan bus akan berangkat,” ungkapnya dalam video yang kini telah ditonton ribuan kali di media sosial.
Di TikTok, video tersebut dengan cepat menyebar dan memicu berbagai reaksi dari warganet. Banyak yang menyayangkan terjadinya kericuhan dalam program yang sebenarnya bertujuan membantu masyarakat.
Sebagian warganet menilai koordinasi penyelenggara perlu diperbaiki agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Ada juga yang meminta pemerintah daerah memberikan klarifikasi mengenai penyebab keterlambatan tersebut.
Meski demikian, beberapa komentar lain mencoba memahami situasi di lapangan. Mereka menduga keterlambatan bisa saja dipicu oleh faktor teknis seperti antrean kapal penyeberangan atau pengaturan kendaraan di pelabuhan yang padat.
Hingga berita ini ramai dibicarakan di media sosial, belum ada keterangan resmi yang menjelaskan secara detail penyebab terhentinya proses keberangkatan bus mudik gratis tersebut.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya manajemen transportasi yang baik dalam program pelayanan publik berskala besar. Tanpa koordinasi yang matang, niat baik pemerintah dalam membantu masyarakat justru bisa memicu ketegangan di lapangan.
Sementara itu, video kericuhan di Pelabuhan Kayangan masih terus beredar di berbagai platform media sosial dan menjadi salah satu topik yang banyak dibicarakan warganet NTB sepanjang hari ini..
















