BREAKING NEWS | Kepala SPPG Kabupaten Bandung Ditemukan Tewas, Tinggalkan Surat Tulisan Tangan Berisi Permohonan Maaf

Avatar of lpkpkntb
Screenshot 2026 07 16 00 10 57 97 f69139cffc4d135a71392e13634f144a2

Bandung – Peristiwa tragis mengguncang Kabupaten Bandung. Seorang pria berinisial SF (26) yang menjabat sebagai Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rancamulya, Kabupaten Bandung, ditemukan meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di lantai 12 area parkir Kings Shopping Center, Kota Bandung, pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. (tvOne News)

Korban pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan dan teknisi gedung yang kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Personel Polsek Regol bersama Tim Inafis Polrestabes Bandung segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebelum mengevakuasi jenazah ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Tinggalkan Surat Tulisan Tangan

Dalam proses olah TKP, polisi mengamankan sebuah surat tulisan tangan yang diduga ditulis oleh korban sebelum meninggal. Isi surat tersebut berisi permohonan maaf kepada keluarga, ungkapan rasa tidak percaya diri, merasa belum mampu menjalankan tanggung jawab, serta mengaku selama ini memendam beban pikiran seorang diri. Surat tersebut kini menjadi salah satu barang bukti yang didalami penyidik.

Sempat Sulit Dihubungi

Rekan kerja korban mengungkapkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir korban mulai menutup diri dan sulit dihubungi. Kondisi itu membuat sejumlah kolega merasa ada perubahan pada sikap korban sebelum peristiwa tersebut terjadi.

Polisi Masih Menyelidiki

Kapolsek Regol, Kompol Megawati Triyani, membenarkan peristiwa tersebut. Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan seluruh kronologi dan latar belakang kejadian berdasarkan hasil pemeriksaan saksi serta barang bukti yang ditemukan di lokasi.

Duka Mendalam

Kepergian korban meninggalkan duka bagi keluarga, rekan kerja, dan masyarakat. Peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa tekanan hidup dan beban psikologis dapat dialami siapa saja. Dukungan dari keluarga, teman, maupun lingkungan sekitar sangat penting agar seseorang yang sedang menghadapi kesulitan tidak merasa harus memikul semuanya sendirian.