Muhammadiyah Manggarai Salurkan Bantuan Logistik ke Posko Reo, Siap Didistribusikan ke Sejumlah Pos Pelayanan

Avatar of lpkpkntb
Screenshot 2026 08 25 11 36 27 64 40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b122

REO — Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Manggarai. Senin (25/8), Muhammadiyah Manggarai menyalurkan bantuan logistik dari Ruteng ke Posko Muhammadiyah di Reo untuk selanjutnya didistribusikan ke sejumlah pos pelayanan.

Bantuan tersebut terdiri atas berbagai kebutuhan pokok masyarakat, di antaranya beras, telur, mi instan, minyak kita, dan biskuit. Seluruh bantuan diterima di Posko Muhammadiyah Reo sebelum kemudian disalurkan kepada masyarakat melalui masing-masing pos pelayanan.

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari gerakan kepedulian sosial Muhammadiyah untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat terbantu, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan di tengah kondisi yang terjadi di wilayah Reo.

Rombongan dari Ruteng hadir langsung dalam proses penyaluran bantuan. Rombongan dipimpin Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Manggarai H. Agus Sapto Jati, S.Pd., didampingi Sekretaris Ismail Nasar dan Fauzi.

Sekretaris PDM Manggarai, Ismail Nasar, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Muhammadiyah terhadap masyarakat. Menurutnya, bantuan yang dikirim tidak hanya sebatas penyerahan logistik, tetapi merupakan bagian dari upaya Muhammadiyah untuk hadir dan memberikan manfaat secara langsung di tengah masyarakat.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Muhammadiyah Manggarai. Kami berharap bantuan yang disalurkan melalui Posko Muhammadiyah di Reo ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Ismail Nasar.

Ia menjelaskan, setelah bantuan tiba di Posko Muhammadiyah Reo, seluruh logistik akan disalurkan ke masing-masing pos pelayanan. Dengan pola tersebut, bantuan diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara lebih merata.

Menurut Ismail, koordinasi antara Muhammadiyah Manggarai di Ruteng dengan para relawan dan pengelola posko di Reo menjadi hal penting dalam proses distribusi bantuan. Posko tidak hanya berfungsi sebagai tempat penerimaan bantuan, tetapi juga menjadi pusat koordinasi agar penyaluran dapat berjalan dengan baik.

“Bantuan yang ada akan disalurkan ke masing-masing pos pelayanan di Reo. Kami berharap proses distribusinya berjalan lancar dan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pengumpulan, pengiriman, penerimaan hingga pendistribusian bantuan. Menurutnya, gerakan kemanusiaan membutuhkan kerja sama banyak pihak agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.

Ketua PDM Manggarai H. Agus Sapto Jati, S.Pd. bersama Sekretaris Ismail Nasar dan Fauzi turut memastikan bantuan dari Ruteng dapat diterima dengan baik di Posko Muhammadiyah Reo.

Kehadiran Muhammadiyah melalui penyaluran bantuan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen organisasi dalam menjalankan peran sosial dan kemanusiaan. Muhammadiyah tidak hanya bergerak dalam bidang pendidikan dan dakwah, tetapi juga terus mengambil bagian dalam membantu masyarakat ketika membutuhkan dukungan.

Bantuan berupa beras, telur, mi instan, minyak kita dan biskuit tersebut selanjutnya menjadi bagian dari dukungan logistik bagi pos-pos pelayanan Muhammadiyah di Reo.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Muhammadiyah Manggarai berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi penguat bagi para relawan yang berada di lapangan.

Muhammadiyah Manggarai juga menegaskan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian penting dari gerakan kemanusiaan. Kehadiran organisasi dan relawan di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa kebersamaan sekaligus membantu meringankan kebutuhan warga.

Penyaluran bantuan dari Ruteng ke Posko Muhammadiyah Reo pun menjadi bukti bahwa semangat kepedulian dapat bergerak dari satu wilayah ke wilayah lainnya, dengan tujuan yang sama, yakni membantu masyarakat dan memastikan mereka tidak merasa sendiri dalam menghadapi situasi sulit.