lpkpkntb.com. Berikut Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menilai safari politik yang getol dilakukan Anies Baswedan belakangan ini bisa masuk kategori kampanya terselubung. di kutip melalui wartaekonomi.co.id Minggu,18/12/22.
Tidak hanya itu, Bawaslu bahkan mengatakan safari politik tersebut tidak etis. Juga terkesan curi start melakukan kampanye. Merespon hal itu, Kader Partai Demokrat Yan A Harahap merespon dengan mengungkit adanya pejabat yang memanfaatkan jabatannya untuk kampanye.
“Kampanye terselubung itu, pejabat negara yang narok wajahnya di ATM Bank milik negara, bandara dan tempat-tempat fasilitas milik negara,” ungkapnya, dikutip lpkpkntb melalui Fajar.co.id dari fuitannya di Twitter, Sabtu (17/12/2022).
Bukan hanya itu, Yan Harahap juga menyinggung beberapa gelagat lainnya pejabat dimaksud.“Yang foto-foto sendirian di lokasi bencana, bikin baliho terima kasih untuk dirinya dirinya. Yang jalan-jalan seolah-olah dikejar-kejar fans, dan lain-lain.” ungkap Yan Harahap.
Diketahui sebelumnya, Anies dilaporkan ke Bawaslu soal safari politiknya yang dianggap berkampanye sebelum waktunya. Walau demikian, Bawaslu menolak laporan tersebut.

