BERIKAN PUPUK SUBUR/NUTRISI BENIH CINTA KASIH, KE DALAM DIRIMU

Avatar of lpkpkntb

lpkpkntb.com –  Mataram. Sulit membayangkan orang yang tidak bisa berenang bisa menyelamatkan orang yang tenggelam.

Itu sama sulitnya dengan membayangkan orang yang gagal mencintai dirinya, kemudian bisa mencintai orang lain.

Bisa menjelaskan tentang hidup tenang, damai dan bahagia,sementara dirinya sendiri masih ewuh pakewuh,berisik pikiran dan perasaannya ,senang bergosip dan memfitnah sana sini.
Pernahkah Anda bayangkan sebuah kehidupan antar manusia tanpa rasa cinta dan kasih sayang?

Psikolog Bona Sardo mengatakan, cinta dan kasih sayang merupakan salah satu kebutuhan yang sangat mendasar dalam hidup manusia.

“Manusia secara psikologis, antara lain juga memiliki kebutuhan untuk diterima, diakui, mencintai dan dicintai, merupakan salah satu dari beberapa kebutuhan mendasar,” kata Bona.
Sejak lahir, manusia bahkan sudah seharusnya mendapat cinta dan kasih sayang yang berkaitan dengan relasi atau interaksi manusia. Misalnya, bayi baru lahir mendapatkan cinta kasih dari orangtuanya yang merawatnya.

Pada orang dewasa, menumbukan cinta dan kasih sayang bisa dimulai dengan berbuat baik dan menebar hal positif. Cobalah bertanya pada diri sendiri, adakah gunanya saling membenci sehingga kurang rasa cinta dan kasih sayang

Untuk itu, mari memberi pupuk subur/nutrisi pada benih cinta kasih di dalam diri kita dengan cara memahami hal2 sbb;

1. Tidak ada kesalahan, hanya pelajaran-pelajaran. Kesalahan akan berhenti, ketika menjadikan kesalahan itu sebagai sebuah pelajaran.

2. Tidak ada manusia yang tidak pernah salah. Bahkan orang² suci pun pernah salah. Mari belajar memaafkan diri sendiri

3. Berkawan dekatlah dengan senyuman. Persisnya, apa pun berkah di saat ini, bagikan senyuman. Itu akan sangat menyembuhkan hati dan pikiran

4. Karena percakapan di dalam diri adalah percakapan terpanjang dan terpenting, percakapkanlah hanya hal-hal yang membantu pertumbuhan jiwa kita

5. Di dalam diri ada lawan dan ada kawan. Lawannya tidak perlu dilayani. Cukup bagikan senyuman. Lama-lama ia akan bosan mengganggu

6. Kawan di dalam layak dilayani. Dari rasa syukur, rasa berkecukupan, kata2 indah terimakasih, memori indah, sampai suka meditasi atau tafakkur.

7. Jika mau yang dalam, bersahabat dekatlah dengan keheningan. Persisnya, keheningan yang berisi banyak welas asih,cinta kasih sayang,mendamaikan menentramkan jiwa

8. Ditemani sahabat jenis ini, di sepanjang perjalanan dirikita membawa lentera dan Cahaya
Sehingga semua kegelapan lenyap secara alami…

Semoga bermanfaat,
*_Salam Literasi lalu burhan blogger persahabatan Pengurus DMI dan BPD AKU NTB_*