lpkpkntb.com – Opini- Seperti biasa, selalu ada percakapan antar orang tua dengan anak. Atau anak dengan orang tua.
Suatu ketika, saat bocah itu diantar papanya berangkat sekolah, ia tiba-tiba bertanya pada papanya.
Baca juga:
Hamas Vs Israel Perang Terbuka 700 Warga Tewas!
“Kalau seandainya, papa jadi gurunya adik di sekolah, terus pas ujian, adik gak bisa jawab, apakah papa akan ngasi tahu adik?,” tanya bocah itu pada papanya.
Sang bapak terdiam. Dengan cepat, sang bapak menjawab : Tentu saja gak boleh nak. “Walaupun ada bapak atau ibu guru yang anak kandungnya menjadi siswa di kelas itu, seorang guru harus tetap profesional”.
Jika ada bapak atau ibu gurunya yang begitu, kalau menurut bapak, itu gak boleh. Bapak atau ibu gurunya itu gak pantes jadi pendidik, kata sang bapak.
Sang bapak melanjutkan, manakal dia melakukan perbuatan semacam itu, secara tidak langsung, udah ngajarin anak dan siswanya manja. Buruknya lagi, itu adalah perbuatan tidak jujur.
Baca juga:
Gebrakan Terbaru Kader Andalan Partai Perindo Maju di Pilgub 2024
Tak terasa, seorang bapak dan anaknya udah tiba di sekolah. Keduanya mengakhiri percakapan. Anak itu salam kepada bapaknya. ” Assalamualaikum papa, adik masuk kelas dulu ya,” kata anak itu pamitan.
*Penulis : Masyhur, pegiat media sosial*
