Gunungsari Lombok Barat Seorang Guru TK Di Temukan Tidak Bernyawa.

Avatar of lpkpkntb

KRIMINAL, www.lpkpkntb.com –  Di temukan mayat seorang perempuan, setelah di telusuri mayat tersebut seorang guru TK atas nama Haerani (29) yang ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di rumahnya di BTN Citra Persada Medas Blok S Nomor 5, Gunungsari, kondisi jenazah memang memiliki beberapa luka.

Pihak Kepolisian melakukan olah TKP dan saat ini jenazah berada di ruang otopsi, karena terdapat beberapa luka lebam pada jasad korban. Oleh karena itu memunculkan dugaan ada tindak pidana kekerasan yang terjadi pada korban, sehingga pihak kepolisian pun mendalami bukti – bukti dan keterangan saksi.

Kombes Pol Mustofa, menyatakan” Kita memeriksa beberapa orang, istilahnya sudah bisa mengerucut. tentang kemungkinan ada tindak pidananya, dan kita segera mengumpulkan bukti dan saksi-saksi yang ada, namun hingga saat ini belum ada tersangka dan Kita masih menunggu hasil autopsi.

Di kutip dari Orik/LCN, bahwa, Polresta Mataram belum mengetahui jelas motif nya karena Saya belum dapat info dari dokter, tapi intinya memang ada dugaan bahwa itu karena penganiayaan, tapi kan hasil lengkapnya saya harus menunggu hasil dokter. Saya masih mengumpulkan bukti untuk mengerucut,”jelas Mustofa.

Luka lebam yang dialami perempuan asal Ampenan itu memang diduga karena penganiayaan. Namun pihak kepolisian belum dapat menetapkan tersangka, lantaran proses autopsi dan penyelidikan masih berjalan.

Sementara memang kita juga tidak menunda, yang jelas tanda-tanda ke arah (penganiayaan) ada. Tapi saya belum berani memastikan karena masih menunggu hasil visum dokter,”terangnya.

Selain dilakukan pemeriksaan saksi, tetapi CCTV juga yang berada di perumahan milik korban diperiksa. Dari hasil CCTV yang ada juga belum bisa dipastikan apakah ada pelaku atau tidak dan meninggal karena apa.

CCTV kita hanya melihat lalu lintas beberapa orang saja di situ. Kita belum bisa menemukan peran dari pada orang yang melintas,”tuturnya.

Ia berharap agar hasil autopsi korban bisa segera keluar. Sehingga dari pihak Polresta Mataram dapat segera mengambil langkah dari kasus tersebut. Agar dapat terungkap kematian dari guru TK tersebut disebabkan oleh apa. Pasalnya guru TK ini dikenal baik oleh para tetangga di perumahannya.

Beberapa waktu lalu sebanyak 15 saksi telah diperiksa. Saksi yang diperiksa yaitu tetangga, keluarga dan teman korban, untuk menemukan titik terang penyebab kematian korban. Sampai saat ini memang belum dapat dipastikan korban meninggal disebabkan karena apa. Karena hasil autopsi korban belum juga keluar” Tegasnya.

Sementara Kasus ini apakah nanti di naikkan ke penyidik atau tidak karena sampai saat ini belum keluar hasil outopsi, dan apabila nanti ada tersangka tentu bisa di naikkan ke tahap penyidikan”Ucapnya. (Bie).