Ini Serius ! Bagi Warga RI yang Liburan Akhir Tahun, BNPB Sampaikan Pesan untuk Anda!

Avatar of lpkpkntb

lpkpkntb.com – Inilah Pesan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan agar masyarakat tak ngotot liburan akhir tahun apabila cuaca ekstrem.

Screenshot 2022 12 28 16 42 54 68 439a3fec0400f8974d35eed09a31f9142
Kepala BNPB Suharyanto (Foto via BNPB)

Ketua BNPB Suharyanto meminta masyarakat tetap waspada terhadap bencana dan mengutamakan keselamatan saat liburan. di kutip dari nesiatimes.com.

anies baswedan beri solusi hadapi cuaca ekstrem dan macet jakarta2
Ilustrasi  sumber: Liputan6.com/Faizal Fanani.

Apabila terjadi cuaca ekstrem seperti hujan deras, banjir, dan badai, ia meminta agar masyarakat tidak perlu memaksakan diri untuk pergi berwisata.

Suharyanto berkaca pada kejadian gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat pada 21 November lalu. Tak hanya merusak puluhan ribu rumah, gempa yang terjadi sekitar 7 detik tersebut juga mengakibatkan tanah longsor dan menimbun puluhan orang.

Atas dasar itu, Suharyanto mengimbau masyarakat untuk menghindari dataran rendah jika tengah berada pada kawasan lembah.

Suharyanto menyampaikan hal tersebut di Graha BNPB, Jakarta Timur pada Selasa (27/12/2022).

“Bisa disampaikan ke masyarakat, boleh saja berwisata, boleh saja berlibur, tetapi lihat cuaca dan kondisi,” tegasnya.

” Jangan maksa, kalau sudah hujan, ya berhenti. Kalau berada di kerendahan lari ke ketinggian, kalau di tempat yang sempit sembunyi di tempat terbuka,” sambungnya.

Lebih lanjut, Suharyanto menjelaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang berada di area rawan bencana.

Sehingga potensi bencana hidrometeorologi dan bencana lainnya berpotensi terjadi setiap saat.

Menurut Suharyanto, bencana bisa datang kapan saja dan dalam waktu singkat namun akibatnya sungguh memprihatinkan.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi hujan dengan intensitas signifikan selama periode tanggal 25 Desember 2022 hingga 1 Januari 2023 di beberapa wilayah Indonesia.

Potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah terjadi di Banten, Jawa Barat Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku. dikutip dari voi.id.  Rabu ( 28/12/22).

Adapun wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yakni Aceh, Lampung, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.

Peningkatan curah hujan selama periode Natal dan Tahun Baru 2023 diakibatkan sejumlah dinamika atmosfer.

Di antaranya, peningkatan aktifitas Monsun Asia yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan di wilayah Indonesia bagian barat, tengah dan selatan.

Selain itu, terdapat juga peningkatan intensitas seruakan dingin Asia yang dapat meningkatkan kecepatan angin permukaan di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan, serta meningkatkan potensi awan hujan di sekitar Kalimantan, Sumatera, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.

Dinamika atmosfer lainnya yaitu adanya indikasi pembentukan pusat tekanan rendah di sekitar wilayah perairan selatan Indonesia yang dapat memicu peningkatan pertumbuhan awan konvektif yang cukup masif dan berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas tinggi, peningkatan kecepatan angin permukaan, serta peningkatan tinggi gelombang di sekitarnya.

Serta, terpantaunya beberapa aktifitas gelombang atmosfer, yaitu fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) yang terbentuk bersamaan dengan gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial, kondisi tersebut berkontribusi signifikan terhadap peningkatan curah hujan di beberapa wilayah Indonesia terutama di bagian tengah dan timur.