Alkisah ada seorang pedagang yang kaya raya berusaha mengungsi untuk meninggalkan kekacauan akibat perang yang terjadi di daerah tempat tinggalnya pada waktu itu. Ia menjual semua harta miliknya dan membeli berlian dengan hasil penjualannya.
Pedagang itu juga membeli payung yang dibuat khusus untuk menyembunyikan berlian-berlian di gagangnya. Kemudian ia berpakaian seperti orang biasa dan berangkat ke kota kelahirannya dengan payung tersebut dan berniat untuk menjalani sisa hidupnya di sana. Namun terjadi masalah yang tidak terduga, ia tertidur di perjalanannya dan ketika ia bangun, payungnya telah hilang!
Pedagang itu mempunyai pengalaman yang banyak saat menjalani profesinya sebagai pedagang dan sudah terbiasa dengan kerugian karena pencurian, dia tidak panik saat kehilangan payungnya. Melainkan dengan tenang memeriksa barang bawaannya dan menemukan bahwa barang bawaannya masih ada bersamanya.
Pedagang itu percaya pencuri itu bukan seorang profesional, tetapi hanya orang yang lewat yang mengambil payungnya karena terlihat bagus. Dia juga berpikir kemungkinan orang itu adalah penduduk setempat.
Berdasarkan kesimpulannya, pedagang itu memutuskan untuk menetap sementara di kota ini. Dia membeli beberapa alat pertukangan dan mencari nafkah dengan memperbaiki payung. Setelah dua tahun, dia masih belum menemukan payungnya yang hilang. Tetapi melalui pekerjaannya, dia memahami bahwa ketika sebuah payung menjadi tua, beberapa orang akan menganggapnya tidak layak diperbaiki dan akan membeli yang baru. Jadi pedagang mulai menawarkan untuk menukarkan payung baru dengan yang lama, tanpa biaya.
Banyak orang membawa payung lama mereka kepadanya untuk bisa mendapatkan yang baru. Suatu hari seorang pria setengah baya terburu-buru membawa payung yang rusak padanya. Pedagang menemukan bahwa itu adalah payungnya yang hilang; Terlihat pegangannya masih utuh. Pedagang itu memberinya payung baru tanpa mengatakan apa pun. Setelah orang itu pergi, pedagang itu menutup tokonya, mengepak barang-barangnya, dan pulang ke desanya.

Pesan cerita:
Di kehidupan ini, bagaimana dapat tetap tenang bukan hanya tentang kebijaksanaan, tetapi juga adalah tentang kekuatan.
Belajar untuk tetap tenang adalah aset berharga. Hal ini akan membuat anda melihat bahwa ketika lautan badai dan awan gelap muncul di depan kita, kecemasan dan kesulitan tidak hanya tidak membantu kita, ia bahkan membuat segalanya menjadi lebih buruk. Di sisi lain, tetap tenang justru dapat membantu kita bertahan dan bahkan dapat bertindak untuk memulihkan keadaan. by @Kisah Bermakna.
