lpkpkntb.com- Neil Davies, profesor University of Cambridge yang mempublikasikan temuannya di jurnal Geological Society, menyebut terdapat perbedaan besar antara hutan di Inggris dan New York itu. Hutan kuno di New York tampaknya terdiri dari berbagai jenis tanaman, sementara di Inggris hanya satu jenis tanaman.
Baca Ini:
Seorang Oknum Guru PNS Di Sumbawa NTB ditangkap Polisi Tak Mau Bayar Hutang DiBank
Diketahui, sebuah fosil pohon yang ditemukan di Inggris, disimpulkan sebagai bagian dari hutan tertua di dunia. Usia hutan ini diperkirakan 390 juta tahun, menjadikannya fosil hutan tertua menggantikan hutan Gilboa di New York yang berusia 386 juta tahun.
Tingginya antara 2 sampai 4 meter. Fosil ini ditemukan di Hangman Sandstone Formation, yang diperkirakan berusia antara 393 juta sampai 383 juta tahun silam. Pada periode ini yang disebut era Devonian, area Inggris adalah bagian dari benua bernama Laurentia, dengan iklim kering dan hangat. Dikutip dari Live Science.
Tak Disangka 7 Daftar Kekayaan Di Miliki Prabowo Subianto
Sebenarnya, pohon yang berumur lebih tua ditemukan di area lain, karena tanaman mulai marak di daratan pada sekitar 500 juta tahun yang lalu. Akan tetapi, penemuan baru ini adalah contoh paling awal sebuah hutan dengan pohon yang tumbuh rapat dan massal.
“Kami telah menemukan bebatuan di mana pohon-pohon berdiri dalam posisi pertumbuhan yang berdekatan satu sama lain di area tertentu,” kata Davies.
Tanaman itu adalah cladoxylopsids yang sekarang sudah punah. “Terlihat mirip palem, tapi bukan. Batang tengahnya panjang dan tampak seperti daun palem yang terlepas, namun daun palem tersebut sebenarnya bukan daun, hanyalah ranting-ranting yang banyak,” papar Davies.
