MATARAM – Cabang olahraga (cabor) angkat besi Porprov XII NTB 2026 resmi ditutup dalam suasana meriah di Auditorium Universitas Mataram (Unram), Sabtu. Acara penutupan dihadiri Ketua Pengprov PABSI NTB Karina de Vega, Wakil Ketua DPRD Kota Mataram, Wakil Bupati Bima, jajaran pejabat daerah, pengurus olahraga, pelatih, atlet, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua PABSI NTB Karina de Vega menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan pertandingan angkat besi hingga berjalan lancar, aman, dan melahirkan prestasi membanggakan.
“Saya sangat bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, atlet, pelatih, official, pemerintah daerah, KONI, dan semua pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan cabor angkat besi pada Porprov NTB kali ini,” ujarnya.
Karina juga mengucapkan selamat kepada kontingen Kabupaten Lombok Utara (KLU) yang berhasil keluar sebagai Juara Umum cabor angkat besi dengan perolehan 4 medali emas.
Posisi kedua ditempati Kabupaten Lombok Tengah dengan raihan 3 medali emas. Sementara Kabupaten Bima berada di peringkat ketiga dengan koleksi 2 medali emas, 2 medali perak, dan 1 medali perunggu.
Di posisi berikutnya, Kabupaten Sumbawa berhasil mengumpulkan 2 medali emas, 1 medali perak, dan 2 medali perunggu. Sedangkan Kota Mataram turut menunjukkan perkembangan positif dengan menempatkan atlet-atlet terbaiknya dalam persaingan ketat angkat besi NTB.
Menurut Karina, hasil yang diraih para atlet merupakan buah dari kerja keras, latihan yang disiplin, serta dukungan berbagai pihak di daerah masing-masing.
Pada kesempatan tersebut, Karina juga menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh atlet agar terus menjaga semangat dan kedisiplinan dalam berlatih.
“Pesan saya sederhana, jika ingin berhasil maka disiplinlah. Disiplin adalah kunci utama menuju prestasi yang lebih tinggi,” tegasnya yang disambut tepuk tangan para atlet.
Tak hanya itu, Ketua Umum PABSI NTB juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung masa depan atlet muda NTB. Ia menjanjikan program beasiswa bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, khususnya bagi generasi muda yang aktif dan berprestasi di cabang olahraga angkat besi.
Karina berharap seluruh kabupaten dan kota di NTB dapat memiliki sentra pembinaan dan pusat latihan angkat besi yang representatif guna mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
“Kita ingin NTB memiliki pusat-pusat latihan yang kuat di seluruh daerah. Target kita bukan hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga mampu menjadi kekuatan besar dan meraih hasil terbaik pada PON 2028 mendatang,” katanya.
Pernyataan tersebut langsung disambut antusias para atlet. Saat ditanya kesiapan mereka untuk berjuang mengharumkan nama NTB pada ajang yang lebih tinggi, para atlet serempak menjawab, “Sanggup… siap!”

Suasana penutupan semakin semarak dengan pembagian doorprize kepada penonton dan peserta. Hadiah utama berupa satu unit sepeda listrik menjadi rebutan peserta yang beruntung. Selain itu, panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik lainnya seperti koper dan sejumlah hadiah hiburan.
Mengakhiri sambutannya, Karina kembali menyampaikan ucapan selamat kepada para juara serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan cabor angkat besi Porprov XII NTB 2026.
“Selamat kepada seluruh atlet yang telah berjuang. Menang atau kalah adalah bagian dari kompetisi, tetapi semangat sportivitas dan kerja keras adalah kemenangan yang sesungguhnya. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kemajuan angkat besi NTB,” pungkasnya.
