Rahasia Hidup Bugar di Usia 93 Tahun ala Rektor Korea

Avatar of lpkpkntb
rektor Korea, Lee Gil-ya, usia 93 tahun, rahasia awet muda, gaya hidup sehat, tanpa kopi, tanpa stres, hidup sehat lansia, Rektor Universitas Gachon, tips panjang umur, rektor tertua di dunia, inspirasi hidup sehat, kesehatan kulit lansia, minum air putih, humidifier untuk kulit
Di usia 93 tahun, Rektor Universitas Gachon Korea Selatan, Lee Gil-ya, tampil awet muda dan bugar. Simak rahasia hidup. (Dok. Screenshot di layar pemberitaan (South China Morning Post)).

Dedikasi Sejak Muda: Dari Dokter Hingga Pendiri Universitas

Lee Gil-ya, seorang dokter dan rektor di Korea Selatan, memulai kiprahnya dalam dunia kesehatan sejak muda. Ia terinspirasi oleh masa kecil yang penuh perjuangan melihat masyarakat miskin tidak bisa berobat. Setelah lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Nasional Seoul, ia menimba ilmu lebih jauh ke Jepang dan Amerika Serikat.

Baca:JADWAL CPNS 2025 DIBUKA JULI! Alhamdulillah Batas Usia Pelamar Resmi Ditambah, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Klinik Tanpa Uang Muka dan Rumah Sakit Gil

Pada tahun 1958, Lee membuka klinik kebidanan dengan kebijakan tanpa uang muka, demi membantu pasien yang kurang mampu. Lalu pada 1978, ia mendirikan Rumah Sakit Gil, salah satu institusi medis ternama di Korea.

Baca Juga:IPDN 2025 Resmi Buka Pendaftaran! Simak Link, Jadwal, dan Syaratnya di Sini

Langkah Awet Muda: Gaya Hidup Sehat dan Pikiran Positif

Di usia 93 tahun, penampilan Lee Gil-ya masih tampak segar dan energik. Ia mengungkapkan beberapa rahasia utamanya:

1. Hindari Kopi dan Alkohol

Lee memilih teh sebagai minuman harian dan sama sekali tidak mengonsumsi kopi atau alkohol.

2. Rutin Minum Air Putih

Setiap hari ia memastikan minum 1,5 liter air putih untuk menjaga kelembapan tubuh dan kesehatan kulit.

3. Gunakan Humidifier dan Perawatan Laser

Ia menjaga kelembapan udara di dalam kamar dengan humidifier dan rutin melakukan perawatan kulit dengan teknologi laser.

4. Bebas dari Stres

Menjaga kesehatan mental menjadi prioritas. Ia memastikan pikirannya tetap tenang dan tidak stres, bahkan di tengah kesibukan sebagai rektor.

Hidup Mandiri dan Bermakna

Lee Gil-ya memilih untuk tidak menikah dan tidak memiliki anak, namun ia menganggap pasien dan murid-muridnya sebagai keluarga. Kini, ia memimpin Universitas Gachon dan terus menginspirasi lewat gaya hidup sehat dan kerja kerasnya.

Pesan untuk Generasi Muda

“Hidup bukan sekadar panjang umur, tapi juga harus berguna untuk sesama,” ungkap Lee dalam salah satu wawancaranya.