Taukah Anda! 4 Manfaat Tidur di Lantai bagi Kesehatan, Bahkan Dapat Mengatasi Nyeri Punggung Ini Caranya!

Avatar of lpkpkntb

lpkpkntb.com – di Daerah NTB khususnya, Suhu pada bulan Juni ini menurut data BMKG rata-rata permukaan berkisar 24-28°C dan diprediksi hingga dasarian II Juli 2023 berkisar 23-27°C, suhu minimum diprediksi berkisar 20-25°C dan suhu maksimum diprediksi umumnya berkisar 28-34°C.

Selain itu juga di kawasan Kota Mataram cuaca lumayan panas!

di karenakan musim kemarau, sebagian besar daerah di indonesia diprakirakan mengalami Bawah Normal. bisa kita kalkulasikan secara volume curah hujan bulanan tahun 2023 ini relatif menurun.

Pada kali ini artikel akan membahas apa manfaat seseorang mungkin ingin tidur di lantai dan menjadi cara favorit bagi banyak orang yang mungkin saja mencari suasana yang dingin atau kesejukan.

Kemudian, beberapa orang mungkin saja memilih untuk tidur di lantai guna menghindari rasa sakit akibat mengalami nyeri punggung

Terkadang para orang tua selalu ingatkan kalau tidur di lantai bisa membuat badan masuk angin.

Screenshot 2023 06 27 08 05 24 02 439a3fec0400f8974d35eed09a31f9142
Pekerja Kantoran Wanita Terbaring Di Lantai. Ilustrasi. Dok.Ist.

Kendati demikian, apakah hal ini bisa bermanfaat atau tidak terutama untuk kesehatan badan? di bawah ini akan menjelaskan beberapa manfaat tidur di lantai bagi kesehatan tubuh.

1. Postur tubuh yang baik

Tidur di lantai dapat membantu memperbaiki postur tidur.

Dengan tidur di kasur yang terlalu lembut atau tidak mendukung, tubuh kamu mungkin cenderung mengalami posisi tidur yang buruk.

Di sisi lain, lantai yang padat dapat memberikan dukungan yang lebih baik untuk tulang belakang kamu dan membantu menjaga postur yang tepat selama tidur.

2. Peningkatan sirkulasi

Tidur di lantai dapat meningkatkan sirkulasi darah.

Ketika kamu tidur di atas permukaan yang keras, tekanan yang diberikan pada tubuh bisa lebih merata.

Ini dapat membantu meningkatkan aliran darah ke berbagai bagian tubuh, termasuk organ vital dan ekstremitas, yang pada gilirannya dapat mendukung kesehatan sirkulasi.

3. Mengurangi nyeri punggung

Beberapa orang melaporkan bahwa tidur di lantai dapat membantu mengurangi nyeri punggung.

Permukaan yang lebih keras mungkin mengurangi tekanan pada titik-titik tertentu di punggung dan meringankan ketegangan otot yang terkait dengan nyeri punggung.

4. Pengurangan alergen

Kasur dan bantal dapat menjadi tempat berkembang biak bagi debu, tungau, dan alergen lainnya.

Tidur di lantai dapat mengurangi paparan terhadap alergen ini dan membantu mengurangi risiko reaksi alergi pada individu yang rentan terhadap alergi.

Meskipun ada manfaat yang dikaitkan dengan tidur di lantai, penting untuk mencatat bahwa setiap orang memiliki preferensi tidur yang berbeda.

Beberapa orang mungkin merasa nyaman tidur di kasur yang lebih lembut atau menggunakan alas tidur yang lebih tebal untuk mendapatkan dukungan yang tepat.

Untuk itu, apabila kamu ingin mencoba tidur di lantai, coba menggunakan permadani atau alas tidur yang bisa memberikan sedikit penyerapan dan perlindungan untuk kenyamanan.

Melansir Healthline, efek negatif tidur di lantai:

1. Memperburuk gejala sakit punggung

Riset yang diterbitkan dalam The Lancet telah membuktikan hal ini.

Dalam penelitian yang diikuti 313 orang dewasa itu, periset menemukan bahwa permukaan keras pada lantai bisa meningkatkan rasa nyeri di punggung.

Belum diketahui dengan pasti mengapa tidur di permukaan yang keras bisa meningkatkan sakit punggung.

Itu sebabnya, hasil penelitian ini memerlukan analisis lebih lanjut.

2. Memicu reaksi alergi

Lantai biasanya mengandung debu dan kotoran yang lebih banyak dari pada permukaan lain di sekitar rumah.

Selain itu, permukaan lantai juga bisa menjadi tempat menumpuknya alergen seperti debu dan tungau.

3. Menyebabkan meriang Permukaan laintai biasanya lebih dingin daripada bagian lain di ruangan.

Meski terasa nyaman, tidur di lantai bisa mengurangi panas di tubuh. Hal ini bisa membuat kita berisiko lebih besar mengalami meriang. Sebenarnya, tak masalah jika kita sesekali tidur di lantai untuk meningkatkan kualitas tidur saat cuaca sedang panas.

Namun, jika dilakukan terus-menerus, hal ini bisa berdampak negatif bagi kesehaan kita.

Seiring bertambahnya usia, tulang kita menjadi lebih lemah, dan kita kehilangan masa lemak.

Hal ini bisa meningkatkan risiko patah tulang atau menurunkan suhu tubuh yang ekstrim ketika kita tidur di lantai
Orang yang sensitif terhadap cuaca dingin Orang dengan kondisi tertentu – seperti anemia, diabetes tipe 2, dan hipotiroidisme – sangat sensitif terhadap dingin.

Ketika tidur di lantai, orang-orang dengan kondisi tersebut akan mudah mengalami penurunan suhu tubuh sehingga mudah merasa kedinginan. Semoga bermanfaat. **