lpkpkntb.com – Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, sebelumnya pernah memuji Ketua DPR RI Puan Maharani. Ia menyebut Puan mampu memimpin Inter Parliamentary Union (IPU) ke-144.
Kata Mega, ” Mbak puan waktu IPU, IPU iku susah lho, lebih susah ngaturnya daripada kalau dengan pemerintahan. Saya kan udah mengalami waktu di DPR, suruh ikut IPU, suka mau-maunya sendiri, pak. Opo meneh negara-negara barat itu, jadi yang paling susah itu masuknya kalau membuat draf,” Pada acara Rakernas PDIP di Sekolah Partai PDIP, Senin 21 Juni 2022 tahun lalu.
Sontak para kader PDIP pada bertepuk tangan untuk Puan, tapi menurut Mega hanya kader perempuan yang tepuk tangan. Hal itu membuatnya kecewa.
Maka dari itu kekecewaan Mega tidak dapat diketahui lantaran suara mic dihentikan alias tertutup bagi media.
” Jadi, bukan karena mbak Puan anak saya. Ndak, susah lho dia bisa jadi ketua IPU. Lah, kelihatan toh sing lanang tepuk tangannya engga wah, sing piye ngono loh. Jengkel banget deh,” ucapnya Mega.
Sementara, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menanggapi potensi tak didukung PDI Perjuangan (PDIP) untuk maju pada pemilihan presiden (pilpres) 2024 mendatang. Menurutnya, hal tersebut diserahkan sepenuhnya kepada Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri. di kutip pada laman,m.merdeka.com, Kamis, (19/1/23).

“Ya itu urusan PDI Perjuangan, udah nanti urusannya sama Bu Mega,” katanya ditemui sela-sela Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/1), tapi Ganjar tak menjawab saat ditanyai apabila namanya diusung partai politik (parpol) lain semisal Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Mengingat dia pernah masuk bursa calon presiden (capres) PAN.
