lpkpkntb.com – Telah dibuka Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2023 bagi Mahasiswa PTN dan PTS.
Meski demikian, Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Puslapdik Kemendikbudristek) mengingatkan tidak semua mahasiswa bisa mendaftarkan diri.
Baca juga:Penyebab TKW Asal NTB 17 Tahun di Arab Saudi Tidak Mau Pulang Karena ini…
Kepala Puslapdik, Abdul Kahar, menegaskan ulang jika salah satu syarat Beasiswa Unggulan adalah mahasiswa berasal dari universitas yang berada di bawah Kemdikbudristek.
Baca juga:
Selain itu, terdapat syarat minimum akreditasi.
“Tidak dikotomikan antara PTN dan PTS. Jadi mahasiswa yang ada di PTN, mahasiswa di PTS tentu boleh.
Tapi dengan catatan, baik institusi maupun prodi harus terakreditasi B atau Baik Sekali,
” jelas Abdul dalam Live Instagram Meraih Masa Depan Sukses Bersama Beasiswa Unggulan yang disiarkan melalui Instagram @puslapdik_dikbud dilansir Minggu (6/8/2023).
Baca juga:
Ternyata Kangkung Dapat Mencegah Penyakit Diabetes Berikut 7 Manfaat Bagi Kesehatan
Lebih lanjut, Abdul juga tidak merekomendasi mahasiswa yang berasal dari institusi atau prodi yang masih terakreditasi C untuk mendaftarkan diri.
“Dari kami engga merekomendasikan,” terangnya.
Kampus yang Tidak Berada di Bawah Kemdikbud Apa Boleh Mendaftar?
Abdul juga menjelaskan jika mahasiswa yang berasal dari perguruan tinggi di luar naungan Kemdikbud tidak boleh mendaftar. Ia mencontohkan kampus seperti Universitas Islam Negeri (UIN) yang berada di bawah Kementerian Agama (Kemenag).
“Jadi temen-temen yang ada di UIN atau universitas yang di bawah Kemenkeu Kemenag ini tidak bisa mengakses,” inbuhnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan Beasiswa Unggulan sebelumnya memang membolehkan perguruan tinggi di luar naungan Kemdikbud mendaftar. Namun aturan ini berubah sejak 2-3 tahun lalu.
Baca juga:
IBU KOTA NEGARA (IKN) NUSANTARA POTENSI TENGGELAM
“Mungkin 2-3 tahun lalu masih boleh, tapi 2 tahun terkini regulasi kami tidak memperbolehkan karena ini sudah jadi temuan dan rekomendasi BPK maupun Itjen bahwa tidak boleh tumpang tindih,” terangnya.
Beasiswa dibuka mulai dari tanggal 3-17 Agustus 2023.
Dilansir dari berbagai sumber Tips membuat tulisan esai Beasiswa Unggulan Kemdikbud 2023 beserta contohnya.
Tulisan esai merupakan salah satu persyaratan khusus dalam program Beasiswa Unggulan Kemdikbud 2023. Beasiswa Unggulan merupakan program pemberian biaya pendidikan dari pemerintah Indonesia untuk putra-putri bangsa pada perguruan tinggi dengan jenjang S1, S2, dan S3.
Program Beasiswa Unggulan membuka 4 jalur, yakni Beasiswa Masyarakat Berprestasi, Beasiswa Pegawai Kemendikbudristek, Beasiswa Unggulan Penyandang Disabilitas, serta Beasiswa Penghargaan.
Berdasarkan “Panduan Pendaftaran Beasiswa Unggulan, membuat esai termasuk salah satu persyaratan khusus untuk calon pelamar.
Esai Beasiswa Program Sarjana (S1) dibuat dalam bahasa Indonesia dengan judul “Kontribusiku untuk Indonesia setelah menyelesaikan studi” dan ditulis minimal 1.000 kata hingga 1.500 kata. Isinya meliputi deskripsi diri, deskripsi peran yang akan dilakukan, dan deskripsi cara mewujudkan peran tersebut.
Untuk Beasiswa Program Magister (S2), esai juga dibikin dengan judul dan deskripsi yang sama. Namun, panjang esai berisi 1.500-2.000 kata.
Demikian pula dengan persyaratan khusus Beasiswa Program Doktor (S3).
Judul dan deskripsi esai juga identik, dengan panjang 1.500-2.000 kata. Berikut adalah sejumlah tips dalam membuat esai Beasiswa Unggulan Kemdikbud 2023:
Cermati Persyaratan Umum & Khusus Sebelum memulai pendaftaran Beasiswa Unggulan Kemdikbud 2023, sebaiknya perlu untuk mencermati persyaratan umum dan khusus terkait calon penerima program.
Semisal dalam persyaratan umum terdapat ketentuan mendapatkan rekomendasi dari institusi serta tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain.
Baca juga:
Inilah 5 Kabupaten/Kota Paling Makmur di Nusa Tenggara Barat
Selain itu, program ini juga tidak diperuntukkan bagi dosen, guru, tenaga kependidikan, serta pelaku budaya.
Dalam persyaratan khusus, juga terdapat ketentuan kemampuan Bahasa Inggris dengan skor minimal sesuai jenjang.
Buat Esai yang Menarik esai dibuat dengan sangat menarik. Caranya, pelajari tema yang diinginkan, yakni “Kontribusiku untuk Indonesia setelah menyelesaikan studi”.
Tulisan yang unik dan berbeda bisa menjadi pertimbangan juri dalam menentukan pilihan. Sampaikan alasan kenapa memilih program Beasiswa Unggulan Kemdikbud 2023 dan apa yang akan dilakukan selama mengikuti program ini.
Tentukan Target Kuliah Dalam persyaratan umum, terdapat ketentuan berkomitmen mempertahankan Indek Prestasi Semester (IPS) minimal 3,00 untuk S1. IPS minimal S2 dan S3 adalah 3,25 selama menjadi penerima Beasiswa Unggulan.
Oleh karena itu, sampaikan target menyelesaikan kuliah hingga mampu menarik juri dalam mempertimbangkan calon penerima beasiswa.
Teknik Penulisan yang Baik Menulis esai tidak seperti menulis karangan biasa. Perlu teknik tertentu agar dipertimbangkan sebagai calon penerima beasiswa.
Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan kaidah EYD (Ejaan Yang Disempurnakan). Selain itu, pemilihan kata juga harus sesuai dengan KBBI disertai alur kalimat yang jelas. Tulis Cerita Khusus Dalam menulis esai, calon pelamar juga dapat menyisipkan cerita khusus yang selama ini menjadi motivasi pribadi.
Baca juga:
Cerita tersebut tentunya berkaitan dengan capaian akademis hingga menjadikan esai tampak berbeda dengan yang lain.
Karya Pribadi Esai wajib berasal dari karya pribadi. Artinya, tulisan ini merupakan otentik hasil sendiri dan tidak mengambil atau menyalin hasil karya orang lain. Selain itu, tambahkan juga beberapa kelebihan yang dimiliki hingga menjadi layak sebagai calon penerima beasiswa.
Edit Esai Setelah menulis, esai sebaiknya diedit lagi. Cermati tulisan dan perbaiki kesalahan yang ditemukan. Penggunaan kata atau kalimat yang tidak efektif sebaiknya diganti atau dihapus.
Contoh esai Beasiswa Unggulan Kemdikbud 2023 Berikut adalah contoh esai Beasiswa Unggulan Kemdikbud 2023: Kontribusiku untuk Indonesia setelah Menyelesaikan Studi Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki keuntungan dari segi lokasi.
Wilayah yang sangat strategis menjadi nilai lebih. Negara Kesatuan Republik Indonesia termasuk negara kepulauan yang diapit benua Asia dan Australia. Selain itu, letaknya juga berada di tengah-tengah antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Dengan keuntungan tersebut, Indonesia layak menjadi salah satu kekuatan dunia dan bersaing di kancah internasional.
Selain itu, dengan luas wilayah mencapai 1.904.569 km² dan jumlah pulau sebanyak 17.504, angka ini bisa menjadi alat dalam meningkatkan kualitas bangsa. Dengan semangat bangsa Indonesia yang lebih maju, saya memiliki motivasi untuk menjadi salah satu bagian dari itu. Sejak SD, SMP, hingga SMA, saya selalu aktif dalam organisasi siswa.
Ini adalah cara untuk meningkatkan wawasan serta kualitas hidup. Sedari SD, saya sudah menjadi ketua kelas dan beberapa kali menjadi perwakilan sekolah yang dikirim untuk mengikuti beberapa kejuaraan, baik yang bersifat akademis maupun non akademis di tingkat kecamatan maupun kabupaten. Masuk ke SMP, langkah yang sama juga saya tempuh.
Selain meningkatkan nilai akademis di dalam sekolah, saya mulai aktif di beberapa organisasi sekolah, seperti OSIS, Pramuka, maupun ekstrakurikuler lain. Selain aktif di OSIS sekaligus Pramuka, saya juga beberapa kali mengikuti kegiatan atau lomba di tingkat lokal.
Hal ini saya lakukan tidak lain karena ingin menjadi pribadi yang unggul dan kelak bisa bermanfaat. Pada tingkat SMA, kemampuan berorganisasi mulai terasah dan saya terbiasa dengan kondisi serta tantangan yang dihadapi di lapangan.
Sebagai pengurus OSIS serta Pramuka, saya menjadi anggota yang mampu menerapkan kemampuan pribadi dalam menjalankan organisasi. Dipandu kerja sama tim, kami bisa menjadikan kedua organisasi tersebut sebagai media siswa dalam menyampaikan gagasan serta mengembangkan potensi diri. Pengalaman pribadi saya kemudian berlanjut menjadi mahasiswa jurusan Hubungan Internasional (HI). Sejumlah diplomat senior menjadi motivator, termasuk yang berjuang dalam perang kemerdekaan RI, seperti Haji Agus Salim, Ali Sastroamidjojo, Mohamad Roem, Mochtar Kusumaatmadja, hingga Lambertus Nicodemus Palar atau LN Palar. Tidak lupa juga peran yang ditampilkan Soekarno, Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir, serta Sri Sultan Hamengkubuwono IX dalam memperjuangkan Indonesia menjadi negara yang merdeka dan berdaulat.
Selama menjalani perkuliahan, saya juga terlibat aktif dalam sejumlah diskusi dan seminar baik nasional hingga internasional. Sesuai dengan jurusan yang saya pilih,posisi Indonesia di dunia internasional wajib ditingkatkan dari masa ke masa.
Peran Indonesia lewat Konferensi Asia–Afrika tahun 1955 hingga menghasilkan Dasasila Bandung merupakan salah satu prestasi bangsa dalam memainkan perannya di kalangan antar bangsa. Sebagai salah satu cara untuk semakin berkontribusi terhadap perkembangan bangsa, saya ingin segera menyelesaikan program pendidikan sarjana jurusan Hubungan Internasional.
Pasca lulus, saya akan terjun sebagai seorang diplomat ulung yang mampu menempatkan Indonesia sebagai pemain utama, tidak hanya di Asia, namun juga di pentas dunia. Dengan bekal pengalaman organisasi serta kesesuaian jalur pendidikan, saya optimistis dapat memberikan peran demi mewujudkan cita-cita bangsa seperti tertuang dalam alinea keempat pembukaan UUD 1945: “…..melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia…”.
Itulah ulasan tentang informasi beasiswa unggulan jenjang S1,S2,S3 untuk lebih jelasnya bisa mengakses website beasiswa unggulan kemendikbud. di laman https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
Selamat mencoba and good luck. **
