lpkpkntb.com – Kubah dapat dianggap seperti suatu gerbang yang diputarkan pada rangka penyangganya. Ini bermakna kubah mempunyai kekuatan struktur yang besar.
Sebelumnyan di media sosial dihebohkan dengan hilangnya kepala kubah yang berlapis emas seberat 2,6 kg. Diketahui lokasi kejadian di Masjid Al-Huda di Desa Kaiely, Kecamatan Teluk Kaiely.

Baca juga:
Astaga! Nama Ganjar Pranowo Diseret Dugaan gratifikasi Bank Jateng
Digasak Maling Kepala Kubah Masjid Kaiely
Fandi menjelaskan warga Desa Kaiely, Kecamatan Teluk Kaiely, mengetahui kepala kubah Masjid Al-Huda yang terbuat dari emas itu dicuri pada Senin (4/3) pukul 07.00 WIT. Kejadian tersebut bermula saat seorang pria warga desa setempat sedang menyeruput kopi di teras rumah, tepatnya di depan masjid.
Baca Juga:
Kumpulan Ucapan Nyeleneh Gus Dur yang Menjadi Kenyataan, Sisa Nomor ini Belum Terbukti
@Penyu_megalodon:kayaknya yang bisa ambil itu kemungkinan pake dron
@bangkit24:segampang ituh ngambilnya makanya bisa ilang dlm satu malam?
@Andikadeen 🇮🇩:cepat ketangkap pelakunya.
Hiasan kubah masjid atau tiang alif dari emas senilai Rp 3 miliar itu ditemukan tertanam di sebuah lokasi di hutan di Desa Kayeli. “Betul tadi sudah ditemukan, sudah didapat tadi pagi di Desa Kayeli,” kata Kepala Seksi Humas Polres Buru Aipda Djamaludin. Di kutip dari Kompas.com saat dihubungi dari Ambon, Sabtu.
Sayangnya Djamaludin belum mau membeberkan identitas sejumlah orang tersebut. “Ada sejumlah orang yang diamankan untuk dimintai keterangan. Belum tersangka ya,” ujarnya. “Nanti besok atau Senin baru konfirmasi pers biar masalahnya jelas dan terang benderang,” tambahnya. Kepala Bidang Humas Polda Maluku yang dikonfirmasi secara terpisah mengakui tiang alif yang hilang dicuri telah ditemukan.
Diketahui Hiasan kubah masjid atau tiang alif dari emas senilai Rp 3 miliar itu ditemukan tertanam di sebuah lokasi di hutan di Desa Kayeli.
Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengamankan sejumlah orang untuk dimintai keterangannya. *
