lpkpkntb.com – Salah satu topik yang sering dibincangkan adalah ucapan nyeleneh Gus Dur yang menjadi kenyataan.
Nama Gus Dur akan selalu dikenang sepanjang masa. Sosok ini masih sering dibicarakan banyak orang.
Durian dikenal Raja Buah, Ternyata Memiliki 12 Manfaat Kesehatan Tubuh Anda!
Ternyata ada beberapa ucapan nyeleneh Gus Dur yang sudah menjadi kenyataan, Gus Dur memiliki keilmuan agama tinggi dan humoris banyak yang mempercayai Gusdur memiliki keahlian mampu meramalkan masa depan terbukti cukup banyak ucapan-ucapan mantan ketua PBNU tersebut yang terbukti menjadi sebuah kenyataan.
Sebagaimana yang dilansir dari Youtube dan berbagai sumber, berikut ucapan nyeleneh Gus Dur:
Ucapan pertama Gus Dur yang terbukti nyata terjadi pada perhelatan Piala Dunia tahun 1998.
Durian dikenal Raja Buah, Ternyata Memiliki 12 Manfaat Kesehatan Tubuh Anda!
Laga pmebukaan grup A mempertemukan Brasil lawan Skotlandia pada 10 Juli 1998.
Gus Dur memprediksi hasil pertandingan akan dimenangkan Brazil dengan skor akhir 2-1.
Benar saja, gol dari tim Samba dipersembahkan pada menit kelima dan menit ke tujuh puluh empat. Pria kelahiran 7 September ini memang gemar menulis tentang sepak bola. Tulisannya banyak dimuat di media cetak ternama
2. Menjadi Presiden Kisah ini dibeberkan orang dekat Gus Dur bernama Mursalin. Kala itu, Gus Dur menjabat ketua Forum Demokrasi (FORDEM).
Organisasi ini mengadakan rapat lantas menuntut Gus Dur mundur dari jabatan ketua. Hal ini karena kesibukan Gus Dur mengurus partai PKB.
Penyebab Istri Habib Rizieq Shihab Meninggal Jenazah Dimakamkan Besok
Saat berpidato dalam rapat, seketika ia menyatakan mundur sebagai ketua. “Lagi pula kemarin saya didatangi Mbah Hasyim, yang memberitahu bahwa bulan Oktober ini saya akan jadi presiden. Jadi tidak bisa terus urus Fordem,” celetuk Gus Dur. Ajaibnya, Gus Dur benar-benar dilantik jadi presiden ke-4 Indonesia, pada 22 Oktober 1983. 3. Soeharto Bakal Lengser
Gus Dur pernah mengatakan kalau presiden ke-2 Indonesia, Soeharto, akan lengser dari jabatannya. Ucapan ini disampaikan KH Bukhari waktu haul Gus Dur ke-4 pada tahun 2013. “Pada akhirnya, presiden yang berkuasa 31 tahun ini lengser pada 1998,” ujar Gus Dur.
4. Jokowi Soal Jokowi, Gus Dur pernah mengatakan kalau mantan gubernur DKI Jakarta ini kelak akan menjadi presiden. Ucapan ini disampaikan ketika Gus Dur mengunjungi Solo ketika Jokowi masih menjabat wali kota Solo.
Namun sebelum pidato, Gus Dur sempat bercakap dengan KH Muslim Rifa’i dan Jokowi. “Siapapun yang dikehendaki rakyat, termasuk pak Jokowi ini.
Kalau dia jadi walikota yang bagus, maka kelak juga bisa jadi presiden,” ungkap Gus Dur. Sekarang terbukti. Pria kelahiran Surakarta 21 Juni ini pun menjadi presiden Republik Indonesia.
5. Said Aqil Menjadi Ketua PBNU
Berikutnya, ucapan Gus Dur soal KH Said Aqil Siradj, kala itu diselenggarakan Muktamar ke-32 NU di pondok pesantren Kediri. Saat itu Said Aqil masih menjadi ketua pusat. Secara bersamaan, Gus Dur hadir dalam Muktamar itu, dan Said Aqil menyampaikan ingin mencalonkan diri pada Muktamar berikutnya. Gus Dur pun melarang dengan alasan tak jelas. “Natni sampeyan iu baru jadi ketua umum PBNU setelah umur 55 tahun,” Gus Dur memperingatkan. Ternyata Said Aqil benar-benar menjadi ketua NU pada usia 56 tahun, hanya meleset 1 tahun dari peringatan Gus Dur.
6. Kemunculan Ustadz Dadakan Ketika Said Aqil tampil di salah satu stasiun TV 2019 lalu, diceritakan Gus Dur berkata kalau aka nada ustadz dadakan di tanah air. “Nanti akan datang masa, ada orang bukan keturunan pesantren dipanggil ustadz,” kenang Said Aqil mengingat kata-kata Gus Dur. Benar saja. Di era ini muncul ustadz dadakan yang hanya menebar kebencian serta mengkafirkan orang lain.
7. Ucapan Gus Dur Soal Kapolri
Ada juga ucapan Gus Dur soal sosok yang menjadi Kapolri di masa depan. Orang ini adalah Jenderal Sutarman. Kala itu ia masih menjadi ajudan Gus Dur yang mendampinginya setiap saat. Ketika itu Sutarman masih memegang posisi sebagai Kapolda. Barulah pada 23 Oktober 2013, ia ditunjuk presiden SBY sebagai Kapolri ke-21.
8. Ahok Akan Jadi Gubernur Ucapan Gus Dur ini tertuang dalam buku karya Imam Anshori Soleh, judulnya Mata Batin Gus Dur.
Tertulis kalau Ahok gagal menjadi gubernur Provinsi Bangka Belitung. Hal ini karena terjadi gugatan berujung sengketa Pilkada. Gus Dur mendengar kasus ini lalu mendukung Ahok. Gus Dur pun berdoa semoga Ahok menjadi gubernur suatu saat nanti. Selain gubernur, Gus Dur pun berkata kalau Ahok akan menjadi presiden di masa depan.
9. Membubarkan Kementerian Sosial
Semasa masih menjabat sebagai presiden, Gus Dur pernah membubarkan departemen sosial karena sarat akan korupsi. Hal ini disampaikan Gus Dur ketika tampil di salah satu stasiun TV. Korupsi itu sedang besar-besaran.
Salah satu korupsi di tubuh Kemensos adalah korupsi dari Mensos Juliari Batubara yang tertangkap sebagai maling uang rakyat.
10. FPI Dibubarkan Berikutnya, ada ucapan nyeleneh Gus Dur soal FPI yang hendak dibubarkan. Sejak lama Gus Dur ingin membubarkan FPI tapi tidak ada pihak yang mendengarkannya.
Sampai tepat pada 30 Desember 2020 FPI resmi dibubarkan tepat pada haul ke-11 Gus Dur.
11. Prabowo bakal jadi presiden pada usia tua.
Gus Dur yang kala itu tak lagi menjabat sebagai presiden cukup rutin datang ke tanah kelahirannya untuk berziarah. Obrolan dua orang sepupu itu pun berlangsung hangat.
Gus Irfan mengatakan segala hal tak luput dibahas dengan Gus Dur, tak terkecuali sosok Prabowo Subianto. Dalam percakapan itu, kata Gus Irfan, Gus Dur ‘meramalkan’ Prabowo bakal jadi presiden pada usia tua.
“Dia mengatakan, ‘Pak Prabowo nanti jadi presiden nek wes tuwek‘,” kata Gus Irfan menirukan Gus Dur.
Menurut Gus Irfan, Gus Dur tak hanya menyampaikan itu kepadanya. Ia menyebut mantan Ketum PBNU itu turut menyampaikan itu di berbagai forum diskusi.
“Tapi saatnya tidak hanya sekali beliau ngomong itu, ada beberapa kali, ada beberapa kesempatan pada orang yang berbeda,” ujarnya.
12. DPR seperti taman kanak-kanak
Kejadian ini terjadi ketika Gus Dur dimintai pertanggungjawaban oleh DPR dihadapan wakil rakyat dan dengan lantang Gus Dur mengatakan bahwa DPR seperti taman kanak-kanak.
Jika dilihat keadaan sekarang banyak memang mengatakan benar DPR ibarat taman kanak-kanak mulai dari kegiatan jalan-jalan, kunjungan kerja, ibarat anak TK yang sedang tamasya, belum lagi rebutan proyek seperti anak TK berebut mainan.
Walau saat itu banyak anggota DPR yang tersindir namun banyak pula yang setuju dengan celotehan Gus Dur.
(*).
