lpkpkntb.com – Unit Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) pada perguruan tinggi swasta (PTS) Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat (UNU NTB).
Telah dilaksanakan rekrutmen calon anggota masa khidmat 2024-2026.
Terkait:
Hal tersebut sesuai arahan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim,
” Seluruh kampus negeri dan swasta, diminta segera membentuk satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS)” .
Merujuk pada Pasal 1 butir 14 Permendikbud Ristek Nomor 30 Tahun 2021.
Kemudian, Kampus UNU NTB telah dilakukan proses tahapan wawancara calon anggota Satgas PPKS masa khidmat 2024-2026.
Adapun jumlah pendaftar yakni, 38 peserta terdiri dari 9 Dosen, kemudian, 4 Tendik, dan 19 Mahasiswa.
Nama-Nama yang Lolos
Hasil seleksi yang dilakukan Pansel UNU NTB, yang dinyatakan lolos sebanyak 5 peserta, yakni Satu Dosen dan 4 peserta dari Tendik dan Mahasiswa.
Semua yang terpilih berdasarkan SK Rektor No. 952/A.9.1/SK/2024. tentang Pembentukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual Universitas Nahdlatul Ulama NTB.
Menurut Ketua Pansel, Jamiludin, M.Pd. Penyampaian Rekomendasi ini adalah bagian dari tahapan penetapan,
” Anggota Satgas UNU NTB, yang merupakan hasil Seleksi Wawancara, kemudian di Berikan Surat Keputusan Rektor,” terangnya.
Kemudian, Ketua Pansel menegaskan, ” Masa tugas mereka adalah 2 tahun dan nantinya dapat dipilih kembali melalui seleksi, semoga dapat amanah dan menjalankan tugasnya,” katanya.
Adapun nama-nama yang LOLOS sesuai Surat Keputusan Rektor Nomor : 952/A9.1/SK/2024.
Menetapkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS)) dilingkungan UNU NTB Masa Khidmat 2024-2026 menetapkan:
nama Ahmad Sibawai, S.Sy, M.H dari unsur Dosen menjadi Ketua merangkap Anggota, kemudian, Sadim, M.Pd.
Kemudian, dari unsur Tendik sebagai Sekretaris merangkap anggota.
Kemudian, 3 orang dari unsur Mahasiswa sebagai anggota yaitu Agustina Baranuri, Aditya Mahendra, dan Almira Soraya.
Ahmad Fauzan, S.Th.,MA. WAKIL REKTOR I menyampaikan, Satgas PPKS ini akan menjadi tulang punggung tepercaya bagi pimpinan UNU NTB, untuk melakukan upaya-upaya yang strategis guna mencegah kekerasan seksual.
Mudah-mudahan nama-nama yang lolos bisa bekerja dengan, ” Kompak, kuat, dan yang terlebih mampu menggerakkan seluruh unsur dalam Universitas, untuk mencegah kekerasan seksual,” harap Wakil Rektor I Fauzan.
(Abi).
