MATARAM – Misteri kematian Nadya Dwi Rhamadany (NDR), mahasiswi Universitas Mataram (Unram), mulai menemukan titik terang. Satreskrim Polresta Mataram mengonfirmasi telah mengamankan seorang pria yang diduga menjadi pelaku pembunuhan terhadap korban.
Kasatreskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma Yulia Putra, mengatakan penangkapan dilakukan pada Rabu (29/7) setelah tim penyidik melakukan serangkaian penyelidikan dan mengumpulkan berbagai alat bukti.
Dalam proses penyidikan sementara, polisi menemukan bahwa terduga pelaku tidak hanya dikaitkan dengan kasus pembunuhan Nadya. Yang bersangkutan juga diduga terlibat dalam dua peristiwa penusukan yang terjadi di wilayah Kota Mataram.
“Dua perkara tersebut masih didalami penyidik karena diduga dilakukan oleh orang yang sama,” ujar Dharma.
Ia menjelaskan, dua lokasi yang dimaksud berada di sekitar depan kantor TVRI dan salah satu ruas jalan di Kota Mataram. Polisi masih mengembangkan penyelidikan untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang melibatkan terduga pelaku.
Mengenai latar belakang pembunuhan, penyidik mengarah pada dugaan percobaan pencurian sepeda motor milik korban. Polisi menegaskan hingga kini tidak ditemukan hubungan pribadi antara korban dan pelaku.
“Penyidik masih mendalami motif secara utuh. Dugaan awal mengarah pada tindak pidana pencurian kendaraan bermotor yang berujung pada kekerasan,” katanya.
Saat ini pemeriksaan terhadap pelaku masih berlangsung sehingga identitasnya belum dipublikasikan kepada masyarakat. Polisi juga membuka kemungkinan adanya keterlibatan pelaku dalam perkara pidana lain apabila ditemukan bukti tambahan.
Nadya sebelumnya ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di kawasan Gomong, Kota Mataram. Penemuan itu sempat menyita perhatian masyarakat dan mendorong kepolisian melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku.
