Berita mengenai “Gunung Emas” di Arab Saudi telah menarik perhatian banyak orang, terutama yang mengaitkannya dengan tanda-tanda kiamat berdasarkan hadits Nabi Muhammad SAW.
Bahkan viral di media sosial sebuah video yang menghebohkan dunia terkait penemuan gunung emas di gurun pasir Arab Saudi.
Video tersebut ramai diperbincangkan setelah diunggah oleh sejumlah akun media sosial, salah satunya @Bos_Qatar, yang menggambarkan betapa luar biasanya penemuan tersebut
Dalam narasi video tersebut, gunung emas yang ditemukan di Arab Saudi disebut melimpah ruah hingga membuat warga setempat semakin kaya raya.
Tidak hanya emas, penemuan tersebut juga dikabarkan menyertakan bongkahan berlian yang biasa digunakan oleh kalangan kerajaan di sana.
Dalam hadits sahih disebutkan bahwa Sungai Efrat suatu saat akan mengering, dan akan ditemukan gunung emas yang memicu konflik besar hingga banyak nyawa hilang. Nabi juga melarang umat mengambil emas tersebut untuk menghindari fitnah dan pertumpahan darah.
Namun, dalam konteks penemuan baru di Arab Saudi, tambang emas yang disebut sebagai salah satu terbesar ditemukan oleh perusahaan pertambangan Maaden di Al Khurmah, bukan di wilayah yang terkait dengan Sungai Efrat. Penemuan ini lebih terkait dengan eksplorasi sumber daya alam untuk mendukung ekonomi negara sesuai dengan visi Arab Saudi 2030
Meskipun penemuan ini dispekulasikan oleh sebagian pihak sebagai bukti tanda kiamat, para ulama mengingatkan agar memahami konteks hadits secara hati-hati dan tidak terburu-buru menyimpulkan hubungan langsung antara kejadian duniawi dengan nubuatan eskatologis
