Wapres ke-13 Ungkap Janji Prabowo yang Belum Terealisasi
Wakil Presiden ke-13 RI, Ma’ruf Amin, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto masih memiliki “utang” kepadanya yang hingga kini belum dilunasi. Bukan soal uang, tapi janji pembentukan Badan Pengembangan Ekonomi Syariah sebagai bentuk transformasi dari Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).
Baca:[Update Resmi] Formasi CPNS dan PPPK 2025 di Provinsi, Kabupaten/Kota, Kementerian, dan Lembaga Negara
“Presiden sudah bilang kepada saya bahwa beliau masih punya utang kepada saya untuk membentuk Badan Pengembangan Ekonomi Syariah,” ujar Ma’ruf saat membuka Indonesia Sharia Forum (ISF) 2025 di Hotel Le Meridien, Jakarta, dilansir laman. CnnIndonesia.
Apa Itu Badan Pengembangan Ekonomi Syariah?
Badan ini dirancang sebagai versi transformasi dari KNEKS agar bisa lebih fokus dalam menggarap potensi besar ekonomi syariah di Indonesia. Ma’ruf menyebut struktur KNEKS saat ini terdiri dari para pejabat tinggi negara, seperti presiden dan para menteri, yang dinilai terlalu sibuk sehingga perlu pembentukan badan khusus yang lebih fokus dan fleksibel.
Dari Komite Nasional ke Badan Mandiri
“Sekarang ini sedang dalam proses transformasi menuju terbentuknya, jadi Komite Nasional menjadi Badan Pengembangan Ekonomi Syariah,” kata Ma’ruf. Badan ini diharapkan menjadi lembaga khusus yang fokus pada pengembangan, koordinasi, dan percepatan ekonomi syariah tanpa terbebani birokrasi berat.
Prabowo Akan Lunasi ‘Utang’ Itu Lewat Keppres
Kendati menyebut hal tersebut sebagai “utang”, Ma’ruf yakin janji itu akan segera ditepati. Proses pembentukan Badan Pengembangan Ekonomi Syariah sudah hampir rampung dan tinggal menunggu Keputusan Presiden (Keppres).
“Berarti Presiden nanti akan segera mengeluarkan Keputusan Presiden tentang Badan Pengembangan Ekonomi Syariah sebagai transformasi dari Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah,” tegas Ma’ruf.
Baca:CPNS 2025 untuk Fresh Graduate: Strategi Pertama Kali Daftar Agar Langsung Lolos
Penutup: Langkah Strategis Menuju Visi Ekonomi Syariah Indonesia
Pernyataan Ma’ruf Amin bukan hanya sindiran, melainkan dorongan agar janji besar tentang penguatan ekonomi syariah tidak sekadar menjadi wacana. Badan Pengembangan Ekonomi Syariah diharapkan menjadi motor penggerak baru yang membawa Indonesia menuju pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia.
