Mataram – Pengurus Induk Organisasi Persatuan Tonis Indonesia (Pertonsi) memastikan kesiapan mereka menjelang pelaksanaan Festival Olahraga Nasional (FORNAS) ke-VIII yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Juli 2025.
Hal ini ditegaskan oleh Sugiharto, perwakilan dari Pengurus Pusat Pertonsi yang juga ditugaskan sebagai Technical Delegation (TD) dalam ajang FORNAS VIII. Saat ditemui di salah satu hotel di Kota Mataram, Senin (16/6/2025), Sugiharto menyatakan bahwa pihaknya telah menyusun dan menyebarluaskan buku pedoman teknis pertandingan kepada seluruh pengurus daerah.
“THB (Technical Handbook) ini menjadi pedoman resmi dalam pelaksanaan lomba Inorga Pertonsi di FORNAS ke-VIII. Kami telah menyepakati isinya bersama pemerintah pusat, dan kini sudah kami sosialisasikan ke seluruh pengurus provinsi,” ujar Sugiharto.
Baca:Sekda NTB Buka Rakerprov KORMI: Titipkan FORNAS VIII
Wawa Arena Sport Siap Menjadi Venue Pertandingan
Pertandingan Inorga Pertonsi dijadwalkan akan digelar di Wawa Arena Sport, sebuah fasilitas baru yang disebut sangat representatif dan sesuai standar untuk menggelar cabang olahraga rekreasi seperti Pertonsi.
“Kami telah beberapa kali melakukan rapat teknis dengan Korminas dan Panitia Pelaksana (Panlak Panggar), serta meninjau langsung venue pertandingan. Alhamdulillah, Wawa Arena sangat layak dan siap digunakan,” kata Sugiharto.
Pertandingan cabang olahraga Pertonsi akan berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 27 dan 28 Juli 2025. Seluruh rangkaian kegiatan diproyeksikan selesai dalam waktu yang telah ditetapkan oleh panitia nasional dan daerah.
Apresiasi untuk Kormida dan Pemerintah NTB
Sugiharto juga mengapresiasi keterlibatan aktif berbagai Inorga (Induk Organisasi Olahraga Masyarakat) dalam FORNAS VIII tahun ini. Ia menilai ajang nasional ini menjadi panggung penting untuk memperkenalkan olahraga rekreasi yang selama ini kurang mendapat sorotan publik.
“Kehadiran berbagai Inorga di FORNAS VIII ini menunjukkan bahwa olahraga rekreasi makin mendapat tempat yang layak. Kami sangat berharap dukungan dari pemerintah daerah maupun KORMIDA dapat terus diperkuat agar cabang-cabang seperti Pertonsi bisa berkembang lebih luas di masa depan,” ujarnya.
FORNAS VIII NTB tahun ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga masyarakat di Indonesia. Selain mempertandingkan cabang olahraga yang telah populer, ajang ini juga membuka ruang bagi olahraga berbasis minat khusus untuk tampil, berkembang, dan menunjukkan potensinya kepada masyarakat luas.
