Mataram – Suasana haru dan penuh kehangatan terasa di Lingkungan Perluasan, Kota Mataram, ketika Ketua Sahabat Pariwisata Nasional (Sapana), yang akrab disapa Rudy Lombok, hadir dengan membawa kebahagiaan bagi anak-anak yatim piatu dan mereka yang kurang beruntung. Dalam rutinitas sosial yang sudah menjadi komitmen pribadinya, Rudy Lombok membagikan puluhan tas sekolah berkualitas kepada anak-anak yang sangat membutuhkan.
Kehadiran Rudy Lombok disambut antusias oleh warga sekitar. Anak-anak yang sebelumnya hanya bisa berharap, kini tersenyum lebar menerima tas baru yang akan menemani mereka menuntut ilmu di sekolah. Tidak hanya sekadar tas, melainkan simbol kepedulian, perhatian, dan dorongan semangat agar mereka tidak merasa sendiri dalam perjuangan meraih masa depan.
Baca:Kemenkop Buka Ribuan Lowongan Kerja PMO 2025, Lulusan S1 Semua Jurusan Bisa Daftar!
Ketua Lingkungan Perluasan, H Sanusi, mengungkapkan rasa syukurnya atas kepedulian Rudy Lombok. Saat diwawancara, ia menuturkan betapa berarti bantuan ini bagi warganya, khususnya anak-anak.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih dengan kehadiran Ketua Sapana, Rudy Lombok. Anak-anak di sini memang sangat membutuhkan perlengkapan sekolah, salah satunya tas. Dan tas yang dibagikan ini bukan hanya sekadar tas biasa, tapi juga berkualitas, sehingga anak-anak lebih semangat bersekolah. Semoga kegiatan mulia seperti ini terus dilakukan, karena sangat membantu warga, terutama yang kurang mampu,” ujar H Sanusi penuh haru.
Momen pembagian tas itu juga menjadi ajang silaturahmi antara Rudy Lombok dengan masyarakat sekitar. Banyak orang tua yang tidak bisa menyembunyikan rasa terharu mereka, melihat anak-anaknya bisa memiliki tas baru tanpa harus memikirkan biaya tambahan.
Sebagai Ketua Sahabat Pariwisata Nasional, Rudy Lombok menegaskan kepada media bahwa kegiatan berbagi ini adalah bagian dari tanggung jawab moralnya untuk terus hadir di tengah masyarakat.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Sudah sepatutnya kita memberikan dukungan agar mereka bisa belajar dengan penuh semangat, tanpa merasa minder karena keterbatasan. Semoga tas-tas ini bisa bermanfaat dan menjadi penyemangat mereka untuk terus sekolah dan meraih cita-cita. Kegiatan sosial seperti ini akan terus kami lakukan, karena berbagi adalah cara terbaik untuk mensyukuri nikmat yang kita miliki,” ungkap Rudy Lombok kepada media dengan penuh ketulusan.
Rudy Lombok juga menekankan bahwa dunia pariwisata tidak bisa dipisahkan dari kesejahteraan masyarakat. Baginya, pembangunan pariwisata yang berkelanjutan harus selaras dengan peningkatan kualitas hidup warga, terutama anak-anak sebagai generasi penerus.
“Pariwisata bukan hanya soal destinasi yang indah, tetapi juga tentang masyarakatnya. Ketika anak-anak kita bahagia, sehat, dan semangat belajar, maka mereka bisa tumbuh menjadi generasi yang siap mendukung dan mengembangkan pariwisata Indonesia ke depan. Itulah sebabnya kegiatan sosial seperti ini sangat penting, karena pariwisata yang maju harus sejalan dengan masyarakat yang sejahtera,” tambah Rudy Lombok penuh optimisme.
Dengan kegiatan ini, Rudy Lombok sekali lagi membuktikan bahwa kepedulian sosial tidak mengenal batas waktu dan tempat. Selama ada niat baik, sekecil apa pun bentuk bantuan, akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan.
Warga Lingkungan Perluasan pun berharap, kebaikan hati Rudy Lombok dapat menginspirasi pihak lain untuk ikut menebar kebaikan. Karena pada akhirnya, kebersamaan, kepedulian, dan perhatian terhadap generasi muda adalah kunci dalam membangun masyarakat yang lebih kuat sekaligus pariwisata yang lebih maju.
