lpkpkntb.com – Dana pembinaan Atlet tidak lagi di kelola KONI Loteng, kemudian Ketua KONI memberikan beberapa rekomendasi dan masukan kepada dinas pemuda dan olahraga Lombok Tengah.
Adapun rekomendasi tersebut merupakan hasil rapat pengurus yang di laksanakan beberapa waktu lalu.
Baca Juga:
Pertonsi Dukung dan Sukseskan Forda 2024 dan Fornas 2025
Ketum KONI NTB Melantik Pengurus Provinsi (Pengprov) PABSI NTB Masa Bakti 2023-2027
Rekomendasi tersebut yakni Dispora dalam memberikan dana pembinaan kepada cabor tetap mengacu pada Cabor anggota koni (yang terdaftar) bukan yang lain.
Kedua Cabor penerima harus di sesuaikan dengan kategori yang sudah ada yakni Cabor Unggulan , Andalan dan Harapan untuk memicu semangat para atlit dan pelatih seterusnya nanti.
Kemudian kepada atlit asal Loteng yang mengikuti PON 2024 mendatang harus di berikan bantuan uang saku tambahan sebesar Rp 3 juta 5 ratus per bulan masing masing atlit.
Untuk memenuhi vitamin dan xtra puding mereka , uang saku ini selalu di berikan koni sebelumnya kepada para atlit PON asal Loteng.
Kemudian, terakhir karena PON adalah gawe KONI maka kontingen Provinsi akan bergabung dengan KONI kab/ kota ke Aceh-Sumut untuk menyaksikan pertandingan dan sekaligus memberikan semangat dan support kepada atlit.
Masing masing daerahnya , rencana semula dari Loteng ada 8 orang namun karena anggaran terbatas kemungkinan hanya 5-6 orang .
Kita berharap atlit2 asal loteng mengukir sejarah dan meraih medali mengharumkan nama NTB di kancah nasional
Semoga atlit asal Loteng ini juga di siapkan bonusnya oleh pemda Kabupaten sebagai reward bagi mereka yang juara.
